DKPP Sumenep Syaratkan Ini untuk Hewan Kurban Idul Adha 1444 H

Sabtu, 17 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep sedang memeriksa kesehatan hewan kurban.

Petugas Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep sedang memeriksa kesehatan hewan kurban.

SUMENEP, detikkota.com – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur mensyaratkan agar hewan kurban yang akan disembelih sudah mendapatkan surat keterangan sehat.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, DKPP Kabupaten Sumenep, drh. Zulfa menjelaskan, surat keterangan sehat itu dikeluarkan oleh pihaknya, setelah melakukan pemeriksaan terhadap hewan kurban yang akan disembelih.

“Jadi untuk masjid-masjid ataupun tempat penyembelihan hewan kurban lainnya silahkan bersurat atau menghubungi DKPP. Nanti petugas kami yang akan turun ke lokasi dan melakukan pemeriksaan, apakah hewan kurban yang akan disembelih dalam kondisi sehat dan memenuhi syarat,” terangnya, Jumat (16/06/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, apabila dari hasil pemeriksaan hewan yang akan disembelih dinyatakan sehat, maka petugas akan mengeluarkan surat keterangan sehat.

“Sebaliknya, kalau ditemukan penyakit berbahaya pada hewan kurban, maka kami akan meminta agar hewan tidak disembelih dulu dan akan diobati penyakitnya,” jelas Zulfa.

Menurutnya, persyaratan surat sehat itu harus dipenuhi demi menjamin keamanan masyarakat yang melakukan kurban, mengingat saat ini masih ada potensi penyakit mulut dan kuku (PMK) dan Lumpy Skin Disease (LSD).

Zulza menambahkan, kedua penyakit itu merupakan penyakit hewan ternak yang menular.

“Tapi sejauh ini di Sumenep tidak ada temuan maupun laporan adanya hewan kurban yang terserang PMK maupun LSD. Jadi, hewan kurban di Sumenep aman,” pungkasnnya.

Berita Terkait

Layanan Adminduk Online Tekan Antrean Pemohon di MPP Siola Surabaya
SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87
Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas
Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani
Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI
Kapasitas Fiskal Rendah Jadi Tantangan Utama Penyusunan RKPD Lumajang 2027
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Pimpin Apel Perdana 2026, Wali Kota Probolinggo Tekankan Penguatan Kinerja ASN

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:06 WIB

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:21 WIB

Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:34 WIB

Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:24 WIB

Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:13 WIB

Kapasitas Fiskal Rendah Jadi Tantangan Utama Penyusunan RKPD Lumajang 2027

Berita Terbaru