DPRD Sumenep Gelar Paripurna Laporan Banggar Terkait Perubahan APBD 2025

Senin, 14 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Juru Bicara Banggar DPRD Sumenep, Muhammad Mirza Khomaini Hamid, menyampaikan bahwa perubahan APBD merupakan penyesuaian atas realisasi dan dinamika yang terjadi di tengah tahun anggaran.

Juru Bicara Banggar DPRD Sumenep, Muhammad Mirza Khomaini Hamid, menyampaikan bahwa perubahan APBD merupakan penyesuaian atas realisasi dan dinamika yang terjadi di tengah tahun anggaran.

SUMENEP, detikkota.com — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Laporan Badan Anggaran (Banggar) atas hasil pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025, Senin (14/07/2025).

Rapat dipimpin oleh Ketua DPRD Sumenep, H. Zainal Arifin, dan dihadiri Wakil Bupati KH. Imam Hasyim, pimpinan dan anggota DPRD, Forkopimda, Sekretaris Daerah, jajaran eksekutif, serta tokoh masyarakat dan organisasi kemasyarakatan.

Juru Bicara Banggar DPRD Sumenep, Muhammad Mirza Khomaini Hamid, menyampaikan bahwa perubahan APBD merupakan penyesuaian atas realisasi dan dinamika yang terjadi di tengah tahun anggaran. Tujuannya adalah memberikan fleksibilitas dalam merespons kebutuhan serta memastikan akuntabilitas penggunaan anggaran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam laporan Banggar, perubahan APBD 2025 disampaikan sebagai berikut:

Pendapatan daerah direncanakan sebesar Rp2.444.877.909.383,02 atau turun sekitar Rp148,7 miliar dari anggaran awal.

Belanja daerah dianggarkan sebesar Rp2.704.669.769.315,95 atau turun sekitar Rp134,6 miliar dari sebelumnya.

Penerimaan pembiayaan naik menjadi Rp259.791.859.932,93 atau bertambah sekitar Rp14 miliar.

Pengeluaran pembiayaan netto tetap di angka Rp259.791.859.932,93.

Silpa (Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran) setelah perubahan tercatat sebesar nol rupiah.

Penambahan atau pergeseran anggaran difokuskan pada program-program prioritas seperti peningkatan ekonomi kerakyatan, layanan dasar di bidang pendidikan dan kesehatan, pembangunan infrastruktur, dan mendukung operasional rutin Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Banggar menegaskan pentingnya komitmen bersama antara DPRD dan Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam merealisasikan anggaran sesuai rencana.

“Semoga hasil pembahasan ini dapat segera memberikan dampak nyata bagi masyarakat Sumenep,” ujar Mirza.

Berita Terkait

Rutan Kraksaan dan Dinkes Probolinggo Perkuat Layanan Kesehatan Warga Binaan
58 ASN Pemkot Surabaya Dijatuhi Sanksi Disiplin hingga September 2026
Diskominfo Sumenep Perkuat Keamanan Digital dalam Program Sekolah Aman dan Nyaman
Berencana Itu Keren! DPPKB Purwakarta Dorong Partisipasi Aktif Masyarakat Lewat Program SILIKON Bangga Kencana
Wabup Bangkalan Dorong Inovasi Perpustakaan untuk Dongkrak Minat Baca
Prabowo Dorong Percepatan Hilirisasi dan Penataan BUMN
Bupati Bangkalan Ikuti KPPD Lemhannas, Perkuat Kapasitas Kepemimpinan
BPPKAD Probolinggo-KPKNL Jember Perkuat Sinergi, Pengajuan BPHTB Lelang Bakal Lebih Mudah

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 12:58 WIB

Rutan Kraksaan dan Dinkes Probolinggo Perkuat Layanan Kesehatan Warga Binaan

Rabu, 30 September 2026 - 12:43 WIB

58 ASN Pemkot Surabaya Dijatuhi Sanksi Disiplin hingga September 2026

Rabu, 30 September 2026 - 12:39 WIB

Diskominfo Sumenep Perkuat Keamanan Digital dalam Program Sekolah Aman dan Nyaman

Senin, 21 September 2026 - 17:13 WIB

Berencana Itu Keren! DPPKB Purwakarta Dorong Partisipasi Aktif Masyarakat Lewat Program SILIKON Bangga Kencana

Rabu, 16 September 2026 - 12:23 WIB

Wabup Bangkalan Dorong Inovasi Perpustakaan untuk Dongkrak Minat Baca

Berita Terbaru