Dugaan Kades Di Betak Oknum Proyek Sumur Bor, Begini Tanggapan Aktifis Muda Banyuwangi

Jumat, 15 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, detikkota.com – Adanya Penolakan dari warga Dusun Pancer, Desa Sumberagung, kecamatan Pesanggaran, kabupaten Banyuwangi. dengan adanya rencana proyek sumur bor bantuan dari PT BSI, perusahaan pengelola tambang emas Gunung Tumpangpitu diwilayahnya ternyata terus bergulir hingga saat ini, sehingga menyita perhatian publik.

Banyaknya argumen dan pernyataan dari berbagai pihak dinilai warga masyarakat justru semakin membuka tirai dengan apa yang sedang terjadi, pasalnya dibalik ngototnya oknum yang terkesan memaksakan adanya proyek sumur bor tersebut.

Seperti yang disampaikan Zaenal Arifin, tokoh aktivis muda kabupaten Banyuwangi Selatan yang memang dikenal getol dalam memperjuangkan nasib warga di wilayah dusun Pancer.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Selama ini yang kita baca di media kan kayaknya hanya pengurus HIPPAM dan pejabat pemangku wilayah saja yang dengan mengatasnamakan warga berambisi agar proyek sumur bor itu segera dilaksanakan, sedangkan kita ketahui bersama yang terjadi dilapangan warga sebenarnya menolak dan dibuktikan dengan pengusiran armada pengangkut alat bor beberapa hari yang lalu,” kata Ari Zai, sapaan akrab Zaenal Arifin, Jumat, (15/10/2021).

“Bahkan baru saja saya juga baca disalahsatu media online yang memberitakan bahwa ada oknum karyawan PT BSI yang sampai membentak kepala desa Sumberagung agar diizinkan melakukan pengeboran, nah kita kan jadi bertanya tanya, sebenarnya yang butuh adanya proyek sumur bor itu siapa?? ,” imbuhnya.

Masih kata Ari, untuk itu pihaknya juga terus berkomunikasi dengan warga dusun Pancer khususnya yang ada dilingkungan Roworejo dan Pulau Merah agar bisa menyatukan suara demi kemaslahatan bersama tanpa ditunggangi kepentingan segelintir oknum yang tidak bertanggungjawab dan hanya mencari keuntungan secara pribadi.(her/tim)

Berita Terkait

Kasdim Sumenep Bacakan Amanat Panglima TNI dalam Upacara 17-an
R. Mochamad Daud Rizky F Dipercaya Pimpin Aryaniaga 74, Dorong Kolaborasi Bisnis dan Penguatan Ekonomi Alumni P2NK 74
Video Cekcok Viral, Pasien Meninggal: Roni Tagih Klarifikasi Manajemen BHC Sumenep
Temui Jaksa Agung, Kapolri Suyudi Perkuat Sinergi Penegakan Hukum
CLC Singapura Tertarik Pelajari Pengelolaan Air, Sampah, dan RTH Surabaya
Satpol PP Surabaya Segel Tiga Toko Miras, Puluhan Botol Diamankan
APBD Sumenep 2027 Diproyeksikan Defisit Rp96 Miliar, DPRD Bahas Nota Keuangan
Karhutla Tanjung Puting Capai 513 Hektare, Prabowo Siapkan 200 Pompa dan Rp2 Miliar

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 15:11 WIB

Kasdim Sumenep Bacakan Amanat Panglima TNI dalam Upacara 17-an

Jumat, 16 Oktober 2026 - 09:45 WIB

R. Mochamad Daud Rizky F Dipercaya Pimpin Aryaniaga 74, Dorong Kolaborasi Bisnis dan Penguatan Ekonomi Alumni P2NK 74

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:05 WIB

Video Cekcok Viral, Pasien Meninggal: Roni Tagih Klarifikasi Manajemen BHC Sumenep

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:01 WIB

Temui Jaksa Agung, Kapolri Suyudi Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

Rabu, 14 Oktober 2026 - 12:38 WIB

CLC Singapura Tertarik Pelajari Pengelolaan Air, Sampah, dan RTH Surabaya

Berita Terbaru

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo.

Pemerintahan

Bupati Sumenep Instruksikan ASN Baca Surat Al-Waqi’ah 111.111 Kali

Selasa, 20 Okt 2026 - 13:37 WIB

Pendidikan

665 Pelajar Ikuti Festival Anak Sholeh 2026 di Banyuwangi

Senin, 19 Okt 2026 - 12:06 WIB