LUMAJANG, detikkota.com – Prestasi membanggakan diraih atlet panahan muda Kabupaten Lumajang. Klub Dzunnurain Archery Lumajang berhasil meraih Juara Umum III pada ajang PERPANI Jakarta Timur Junior Grand Prix (JTGP) 2026 yang digelar di Pro Archery Center, LRT City Ciracas, Jakarta Timur, Sabtu–Minggu (17–18/1/2026).
Turnamen tingkat nasional tersebut diikuti puluhan klub panahan dari berbagai provinsi. Berdasarkan data resmi medal standing JTGP 2026, Dzunnurain Archery Lumajang menempati peringkat ketiga nasional dengan raihan 6 medali emas, 4 perak, dan 4 perunggu.
Posisi juara umum pertama diraih Pro Archery Club dengan perolehan 10 emas, 11 perak, dan 14 perunggu. Peringkat kedua ditempati PPOP DKI Jakarta dengan 9 emas, 3 perak, dan 2 perunggu. Sementara Dzunnurain Archery Lumajang mengamankan posisi ketiga dengan raihan medali dari nomor individual dan beregu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Lumajang, Zainul Rofiq, menyatakan capaian tersebut merupakan hasil pembinaan berjenjang yang konsisten.
“Prestasi ini menunjukkan pembinaan panahan di Lumajang berada di jalur yang tepat. Para atlet muda ini merupakan aset masa depan daerah,” ujar Zainul Rofiq, Selasa (20/1/2026).
Ia berharap keberhasilan tersebut dapat memotivasi atlet lain untuk berprestasi di tingkat provinsi hingga nasional.
Keberhasilan Dzunnurain Archery dinilai istimewa karena klub tersebut hanya menurunkan 17 atlet usia dini, mulai tingkat taman kanak-kanak hingga sekolah menengah pertama. Meski bersaing dengan klub-klub unggulan nasional, para atlet Lumajang mampu tampil konsisten.
Pelatih Dzunnurain Archery Lumajang menyampaikan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kerja keras bersama, dengan fokus utama pembinaan karakter, disiplin, dan mental juara sejak usia dini.
Pada ajang tersebut, sejumlah atlet Dzunnurain Archery Lumajang turut menyumbangkan medali dari berbagai nomor barebow dan recurve, baik perorangan, beregu, maupun mix team, sehingga mengantarkan klub meraih posisi tiga besar nasional.
Prestasi ini dinilai mencerminkan kuatnya pembinaan atlet usia dini di Kabupaten Lumajang. Pemerintah daerah diharapkan terus memperkuat dukungan sarana, pelatih, dan kompetisi berjenjang guna menjaga keberlanjutan prestasi panahan daerah di tingkat nasional.
Penulis : An
Editor : An







