Eliminasi TBC, Yabhysa Pamekasan Teken MoU dengan Dinkes Pamekasan

Kamis, 2 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, detikkota.com – Sukseskan gerakan eliminasi Tuberkulosis (TBC), Yayasan Bhanu Yasa Sejahtera (Yabhysa) Pamekasan lakukan penandatanganan nota kesepahaman dan kerjasama (MoU) bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan Madura, Jawa Timur.

Penandatanganan MoU, dilaksanakan di ruang pertemuan Dinkes, Kamis (2/9/2021) dengan dihadiri langsung Ketua Yabhysa Sri Wahyuni F beserta pengurus dan Kepala Dinkes Pamekasan dr. Achmad Marzuki beserta jajaran.

“Penandatanganan MoU dengan Dinkes Pamekasan ini adalah untuk mengeliminasi atau memutus mata rantai penularan TBC di Kabupaten Pamekasan,” sebut Ketua Yabhysa Pamekasan Sri Wahyuni

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yuni mengatakan, kerjasama ini berakhir bulan Desember 2023. Pihaknya akan bersinergi dengan Dinkes dan jajarannya, baik dari Sumber Daya Manusia (SDM), sarana maupun prasarananya.

Diterangkannya juga, Yabhysa akan melakukan pencegahan TBC melalui penyuluhan TBC dengan pelaksanaan KIE untuk berperilaku hidup bersih dan sehat, serta pelatihan kader. Selain itu, pihaknya akan melakukan pendeteksian dini terduga TBC melalui investigasi kontak pada kontak serumah dan kontak erat pasien dengan gejala TBC.

“Nantinya, kader-kader kita yang tersebar di seluruh Kecamatan di Pamekasan akan melakukan tracking, screening, atau investigasi kontak terhadap kasus indeks atau penderita TBC di berbagai wilayah,” tutupnya

Sementara, Dinkes Pamekasan akan memfasilitasi upaya pencegahan TBC di lapangan. Mulai dari penyediaan indeks kasus, pelaksanaan investigasi pasien TBC hingga memastikan fasyankes rujukan mampu dan siap melaksanakan pengobatan. Pun dengan data capaian setelah upaya pencegahan dilakukan.

“Yabhysa ini akan mengawal terus bersama Puskesmas dan lain-lainnya,” kata Kepala Dinkes Pamekasan dr. Achmad Marzuki beserta jajaran.

Kerjasama itu lanjut dr. Marzuki, diharap akan membantu penurunan angka penularan TBC. Sehingga pada outputnya nanti, penderita TBC di Kabupaten Pamekasan akan tereliminasi atau tidak menyebabkan masalah bagi masyarakat. (Fauzi)

Berita Terkait

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:12 WIB

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Rabu, 7 Januari 2026 - 13:07 WIB

Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pemerintahan

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Jumat, 9 Jan 2026 - 14:06 WIB