Garang Kecam Pernyataan Bawa Nama Aliansi Mahasiswa

Minggu, 1 November 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TAMIANG, detikkota.com – Gerakan Aksi Rakyat Aceh Tamiang (Garang) mempersoalkan terkait salah satu aliansi mahasiswa di Aceh Tamiang mengangap Garang membawa nama mereka ke Bupati Aceh Tamiang saat keberangkatan ke Jakarta.

Hal ini seolah kami menjual nama Aliansi tersebut, kedatangan Garang ke bupati hanya meminta tandatangan petisi penolakan UU Cipta Kerja Omnibus Law sebelum on the way ke Jakarta.

Tetapi, Bupati Aceh Tamiang tidak mau menandatangani petisi yang dibawa oleh Garang. Dikarenakan belum membaca RUU Cipta Kerja Omnibus Law.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Chaidir Azhar mengatakan, saat bertemu diruangan Bupati, bahwa Garang ialah gerakan aksi rakyat Aceh Tamiang salah satu yang mengikuti Audensi di Gedung DPRK Aceh Tamiang pada 12 Oktober 2020 lalu bersama buruh.

Jelas, Garang menyampaikan kepada Bupati Aceh Tamiang diruangannya. Bahwa garang tidak ada sama sekali menyinggung dan membawa nama Aliansi Mahasiswa yang terlibat/mengikuti aksi Demonstrasi pada 9 Oktober 2020 lalu.

Garang akan membuktikan bahwa tidak ada membawa nama Aliansi Mahasiswa di Aceh Tamiang yang merasa aliansi tersebut dicatut namanya ke Bupati Aceh Tamiang.

“Kami meminta kepada Bupati Aceh Tamiang untuk menjawab persoalan yang hari ini keberangkatan Garang ke Jakarta beberapa waktu lalu menjadi permasalahan,” kata Chaidir, Minggu (1/11/2020).

Hingga berita jni ditayangkan belum ada balasan hasil konfirmasi awak media ke Bupati Mursil melalui WhatsApp. (M.Irwan)

Berita Terkait

Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, GMNI Jatim Desak Pengusutan Tuntas
BMKG Ingatkan Warga Jatim Waspada Cuaca Ekstrem Saat Pancaroba Maret–April 2026
Polres Pamekasan Siapkan 5 Pos Pengamanan dalam Operasi Ketupat Semeru 2026
Polres Pasuruan Gelar Apel Operasi Ketupat Semeru 2026, Libatkan 1.000 Personel
Penyeberangan Ketapang–Gilimanuk Ditutup Sementara Saat Nyepi, Berlaku 18–20 Maret
TMMD Sengkuyung Tahap I Boyolali Resmi Ditutup
Kasdam IV/Diponegoro Resmikan Jalan Hasil TMMD ke-127 di Desa Kembang
Kasdam IV/Diponegoro Tutup TMMD ke-127 Kodim 0728/Wonogiri

Berita Terkait

Sabtu, 14 Maret 2026 - 15:05 WIB

Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, GMNI Jatim Desak Pengusutan Tuntas

Jumat, 13 Maret 2026 - 11:22 WIB

BMKG Ingatkan Warga Jatim Waspada Cuaca Ekstrem Saat Pancaroba Maret–April 2026

Jumat, 13 Maret 2026 - 10:56 WIB

Polres Pamekasan Siapkan 5 Pos Pengamanan dalam Operasi Ketupat Semeru 2026

Kamis, 12 Maret 2026 - 16:12 WIB

Polres Pasuruan Gelar Apel Operasi Ketupat Semeru 2026, Libatkan 1.000 Personel

Kamis, 12 Maret 2026 - 14:35 WIB

Penyeberangan Ketapang–Gilimanuk Ditutup Sementara Saat Nyepi, Berlaku 18–20 Maret

Berita Terbaru