Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, GMNI Jatim Desak Pengusutan Tuntas

Sabtu, 14 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPD GMNI Jawa Timur Hendra Prayogi menyampaikan pernyataan sikap terkait kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Andrie Yunus serta meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas pelaku.

Ketua DPD GMNI Jawa Timur Hendra Prayogi menyampaikan pernyataan sikap terkait kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Andrie Yunus serta meminta aparat penegak hukum mengusut tuntas pelaku.

SURABAYA, detikkota.com – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) GMNI Jawa Timur, Hendra Prayogi, mengecam keras aksi penyiraman air keras yang menimpa aktivis Andrie Yunus. Ia menilai tindakan tersebut sebagai perbuatan keji yang tidak sejalan dengan prinsip demokrasi dan penghormatan terhadap hak asasi manusia.

Menurut Hendra, kekerasan terhadap aktivis merupakan ancaman serius bagi kebebasan sipil serta dapat merusak iklim demokrasi di Indonesia. Ia menegaskan bahwa setiap warga negara memiliki hak untuk menyampaikan pendapat di muka umum tanpa rasa takut terhadap intimidasi maupun kekerasan.

“Peristiwa penyiraman air keras terhadap saudara Andrie Yunus merupakan tindakan biadab yang mencederai nilai-nilai demokrasi dan kemanusiaan. Negara tidak boleh membiarkan kekerasan seperti ini terjadi, terlebih terhadap aktivis yang memperjuangkan aspirasi publik,” ujar Hendra dalam keterangannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

DPD GMNI Jawa Timur juga menyatakan mengecam segala bentuk kekerasan terhadap aktivis maupun kelompok masyarakat sipil lainnya. Menurutnya, tindakan represif seperti itu berpotensi menciptakan rasa takut serta dapat membungkam ruang demokrasi.

Hendra juga meminta Presiden Republik Indonesia dan Kapolri memberikan perhatian serius terhadap kasus tersebut serta memastikan perlindungan bagi para aktivis di seluruh Indonesia.

“Kami meminta Presiden RI dan Kapolri menjamin keamanan para aktivis serta memastikan kebebasan berpendapat tetap terlindungi sebagaimana amanat konstitusi. Aparat penegak hukum juga harus segera mengusut tuntas pelaku penyiraman air keras ini dan memberikan hukuman setimpal,” tegasnya.

DPD GMNI Jawa Timur menyatakan komitmennya untuk terus mengawal ruang demokrasi agar tetap terbuka dan bebas dari segala bentuk intimidasi maupun kekerasan terhadap masyarakat sipil.

“Demokrasi tidak boleh dibangun di atas rasa takut. Aktivis harus dilindungi, bukan justru menjadi korban kekerasan,” pungkas Hendra.

Penulis : Sur

Editor : Id

Berita Terkait

Prabowo Dorong Pencak Silat Mendunia hingga Tembus Olimpiade
Operasi Besar Rokok Ilegal di Madura, Ratusan Pengusaha dan 271 PR UMKM Disebut Akan Diperiksa
Kejagung Setor Rp11,4 Triliun ke Kas Negara, Menkeu: Tambah Kekuatan Fiskal
Kolaborasi Dua Terminal Selamatkan Anak Hilang Asal Sumenep
Polres Sumenep dan UPT PPD Perluas Layanan Pajak hingga Pulau Raas
Pesawat Presiden Prabowo Dikawal Jet Tempur TNI AU Saat Kunjungan ke Magelang
Ratusan Casis Polri 2026 di Polres Sumenep Lolos Rikmin Awal
Penumpang Bandara Banyuwangi Naik 5 Persen Selama Libur Lebaran 2026

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 12:17 WIB

Prabowo Dorong Pencak Silat Mendunia hingga Tembus Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 - 19:49 WIB

Operasi Besar Rokok Ilegal di Madura, Ratusan Pengusaha dan 271 PR UMKM Disebut Akan Diperiksa

Sabtu, 11 April 2026 - 14:52 WIB

Kejagung Setor Rp11,4 Triliun ke Kas Negara, Menkeu: Tambah Kekuatan Fiskal

Jumat, 10 April 2026 - 12:22 WIB

Polres Sumenep dan UPT PPD Perluas Layanan Pajak hingga Pulau Raas

Kamis, 9 April 2026 - 22:19 WIB

Pesawat Presiden Prabowo Dikawal Jet Tempur TNI AU Saat Kunjungan ke Magelang

Berita Terbaru