Harga Cabe Jamu di Sumenep Kembali Stabil di Kisaran Rp 100 Ribu per Kilogram

Sabtu, 31 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petani saat panen cabe jamu.

Petani saat panen cabe jamu.

SUMENEP, detikkota.com – Harga cabe jamu di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, kembali menunjukkan tren stabil setelah sebelumnya sempat mengalami penurunan. Saat ini, harga komoditas tersebut berada di kisaran Rp 100 ribu per kilogram, setelah sempat turun hingga Rp 95 ribu per kilogram.

Salah seorang pembudidaya cabe jamu asal Desa Pekandangan Barat, Kecamatan Bluto, Suryadi, mengatakan bahwa pada awal tahun 2026 harga cabe jamu sempat menembus Rp 110 ribu per kilogram. Namun, harga tersebut kemudian turun dan kini kembali naik serta bertahan di angka Rp 100 ribu per kilogram.

“Awalnya kami kira harga akan terus turun, ternyata bulan ini kembali naik dan stabil di Rp 100 ribu per kilogram,” ujar Suryadi, Sabtu (31/1/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski harga mengalami kenaikan, stok cabe jamu di tingkat petani masih terbatas. Hal itu disebabkan produksi buah yang dinilai kurang stabil dibandingkan tahun sebelumnya.

Selain faktor produksi, proses pascapanen juga mempengaruhi kecepatan distribusi ke pasar. Cabe jamu yang dipanen harus melalui proses penjemuran hingga benar-benar kering sebelum dijual.

“Setelah dipanen, cabe jamu harus dijemur sekitar empat sampai lima hari sampai kering. Itu yang membuat proses penjualannya tidak bisa cepat,” pungkasnya.

Penulis : Heng

Editor : M/Red

Berita Terkait

Warga Margasari Purwakarta Diharapkan Rasakan Kenyamanan, Penataan TPA Cikolotok Jadi Langkah Atasi Persoalan Sampah
Ketua Media Independen Online Sukabumi Kutuk Keras Dugaan Penyimpangan Revitalisasi Sekolah
Kapolresta Ariek Turun Langsung Salurkan Bantuan Air Bersih ke Warga Batuputih
Sorotan Proyek Ratusan Juta DINSOSP3A Purwakarta, FKD Tuntut Transparansi
Digitalisasi Parkir Surabaya Capai 1.541 Titik, 163 Jukir Tak Perpanjang KTA Ditertibkan
Jalan Lingkungan Desa Cigelam Mulai Diperbaiki, Warga Rasakan Manfaatnya
Kampung Pancasila Surabaya Didorong Jadi Gerakan Perubahan Perilaku Warga
1.360 RW Digerakkan, Surabaya Hidupkan Lagi Gotong Royong Lewat Kampung Pancasila

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 13:15 WIB

Warga Margasari Purwakarta Diharapkan Rasakan Kenyamanan, Penataan TPA Cikolotok Jadi Langkah Atasi Persoalan Sampah

Jumat, 25 September 2026 - 11:21 WIB

Ketua Media Independen Online Sukabumi Kutuk Keras Dugaan Penyimpangan Revitalisasi Sekolah

Senin, 21 September 2026 - 19:20 WIB

Kapolresta Ariek Turun Langsung Salurkan Bantuan Air Bersih ke Warga Batuputih

Senin, 21 September 2026 - 15:10 WIB

Sorotan Proyek Ratusan Juta DINSOSP3A Purwakarta, FKD Tuntut Transparansi

Senin, 21 September 2026 - 13:16 WIB

Digitalisasi Parkir Surabaya Capai 1.541 Titik, 163 Jukir Tak Perpanjang KTA Ditertibkan

Berita Terbaru