Hari Ini Operasi Zebra Candi 2020 Dimulai, Ini 8 Pelanggaran yang Jadi Prioritas Penindakan Polri

Senin, 26 Oktober 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KARANGANYAR, detikkota.com – Operasi Zebra Candi 2020 bakal berlangsung selama 14 hari mulai besok Senin 26 Oktober 2020 Sampai Minggu 8 November 2020. Operasi Zebra bakal serentak dilakukan di seluruh Indonesia.

Hal tersebut dibenarkan oleh Kasat Lantas Polres Karanganyar AKP Maulan Ozar, SIK

Menurutnya, Polres Karanganyar mulai hari ini 26 Oktober 2020 akan melaksanakan Operasi Zebra Candi 2020.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu tujuan operasi tersebut dilaksanakan, yakni berkurangnya jumlah pelanggaran dan kecelakaan lali lintas di jalan raya.

Selain itu, tujuan lain dari pelaksanaan Operasi Zebra yang akan digelar selama dua minggu (26 Oktober-8 November 2020) itu juga dimaksudkan untuk menurunnya kemacetan, pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas sesuai dengan karakteristik di wilayah masing-masing.

Operasi ini tetap mempedomani protokol kesehatan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19 secara preventif dan persuasif juga humanis.

“Lalu, diharapkan tercipta situasi keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran (kamseltibcar) lantas yang aman dan nyaman,” terang Kasat Lantas.

Berikut ini yang menjadi target Operasi Zebra Candi 2020 adalah 8 prioritas pelangaran berikut:

  1. Pengendara motor yang tidak menggunakan helm Standar nasional Indonesia (SNI),
  2. Pengemudi roda empat yang melebihi batas maksimal kecepatan,
  3. Mabuk pada saat mengemudikan kendaraan bermotor.
  4. Pengemudi roda empat yang tidak menggunakan safety belt (sabuk keselamatan),
  5. Pengemudi kendaraan bermotor yang melawan arus,
  6. Pengendara kendaraan bermotor yang masih di bawah umur,
  7. Tidak membawa surat kelengkapan seperti SIM dan STNK.
  8. Pengendara membawa muatan berlebihan.

(Dw.A/Red)

Berita Terkait

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:12 WIB

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Rabu, 7 Januari 2026 - 13:07 WIB

Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pemerintahan

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Jumat, 9 Jan 2026 - 14:06 WIB