Hasil Survey: Tingkat kepuasan Masyarakat Terhadap Bansos Jatim Rendah

Sabtu, 1 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, detikkota.com – Lembaga Riset Cakra Nusantara merilis hasil survey (31/12) tentang penilaian masyarakat terhadap kinerja Pemerintahan Provinsi Jawa Timur dalam situasi pamdemi covid-19 tahun 2021.

Berdasarkan hasil survey menunjukkan, bahwa dalam bidang penanganan covid-19 lewat bantuan sosial (bansos) di Jawa Timur tingkat kepuasan masyarakat cukup rendah. Sebanyak 420 responden menjawab 33,6 % puas, 37.4 % tidak puas, dan 29 % lainnya tidak jawab.

Sementara itu, tingkat kepuasan responden di bidang yang lain cukup tinggi. Data tertingi kepuasan masyarakat terhadap kinerja Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur ialah di bidang kesehatan 78,3 %, layanan piblik 72,6 %, pendidikan 68,5 %, infrastruktur 67,4 %, ekonomi 66,4 %, dan lingkungan 64,7 %.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara tingkat kepuasan masyarakat di bidang penyedian lapangan kerja menempati posisi terendah kedua hanya 43,3 %.

Menurut Direktur Riset Cakra Nusantara, Khoirul Umam, bahwa tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Gubernur Khofifah Indar Parawansah dan Wakil Gubernur Emil Elistianto Dardak secara keseluruhan cukup tinggi.

Dari 420 responden yang diajukan pertanyaan tentang bagaimana penilaian responden terhdap kinerja Gubernur Khofifa Indar Parawansah ?. Hasilnya 81,1 % menjawab puas, 14,3 % tidak puas, 4,5 % lainya tidak jawab.

Sementara penilaian responden terhdap kinerja wakil Gubernur ialah 74,4 % puas, 16, 1 % tidak puas dan 9,4 % tidak jawab.

Khoirul Umam, mengatakan bahwa pekerjaan rumah di Jatim ialah berada di bidang pemberian lapangan kerja yang hanya 43.3 % dan bantuan sosial.

“Menjadi pekerjaan rumah bagi Gubernur Khofifah pada tahun 2022 karena di bidang penyediaan lapangan kerja dan bidang bantuan sosial sangat rendah” jelasnya.

Dirinya memaparkan bahwa rendahnya kepuasan masyarakat di bidang lapangan kerja bisa karena faktor situasi pandemi selama tahun 2021.

“Saya rasa wajar, karena di masa pandemi ini, banyak variabel yang bisa membuat masyarakat kehilangan pekerjaan” ungkap Pria Alumni Fisip Uin Ampel Surabaya tersebut.

Hasil Survey Jatim 2021 (CN-BB)

Survey Cakra Nusantara dilakukan pada bulan November -Desember 2021, menggunakan metode multistage random sampling dengan jumlah responden 420, tingkat akurasi 95% dan margin of error 5%. Responden tersebar 38 Kabupaten Kota di seluruh Provinsi Jawa Timur. (Tim/Red)

Berita Terkait

Indonesia-Rusia Perkuat Kerja Sama, Pupuk Indonesia Jajaki Investasi Pabrik Urea di Vladivostok
Kemeriahan Madura Night Vaganza 2026: Bappeda Sabet Juara Stand OPD Terbaik!
Hari PMI, Kapolresta Sumenep Dorong Gerakan Donor Darah: Setetes Darah Bisa Selamatkan Nyawa
Gas LPG, Sound System dan Lampu Dicuri dari Rombong Jagung, Pria Asal Pamekasan Ditangkap
Hari PMI, Direktur RSUDMA Sumenep Ajak Masyarakat Perkuat Kepedulian dan Semangat Kemanusiaan
Gerebek Dua Titik di Kota Sumenep, Polisi Sita 102 Botol Miras: Arak Bali Mendominasi
Lansia di Sumenep Diduga Dianiaya Dua Anak Kandung, Salah Satunya Guru SD
Masuk Kamar Dalih Pinjam Colokan, Pria di Kangean Diamankan Polisi atas Dugaan Perkosaan

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 06:11 WIB

Kemeriahan Madura Night Vaganza 2026: Bappeda Sabet Juara Stand OPD Terbaik!

Kamis, 3 September 2026 - 14:48 WIB

Hari PMI, Kapolresta Sumenep Dorong Gerakan Donor Darah: Setetes Darah Bisa Selamatkan Nyawa

Kamis, 3 September 2026 - 10:01 WIB

Gas LPG, Sound System dan Lampu Dicuri dari Rombong Jagung, Pria Asal Pamekasan Ditangkap

Kamis, 3 September 2026 - 07:19 WIB

Hari PMI, Direktur RSUDMA Sumenep Ajak Masyarakat Perkuat Kepedulian dan Semangat Kemanusiaan

Kamis, 3 September 2026 - 06:12 WIB

Gerebek Dua Titik di Kota Sumenep, Polisi Sita 102 Botol Miras: Arak Bali Mendominasi

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Chief Executive Officer (CEO) Danantara Rosan Roeslani, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, serta jajaran Danantara di kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, Jumat, 4 September 2026. Foto: BPMI Setpres/Istimewa

Pemerintahan

Prabowo Dorong Percepatan Hilirisasi dan Penataan BUMN

Sabtu, 5 Sep 2026 - 16:47 WIB