Himpitan Ekonomi Ibu Nekat Buang Bayi

Jumat, 3 September 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, detikkota.com – “Bayi yang ditemukan di kebun bambu Desa Sumokembangsri, Kecamatan Balongbendo ternyata dibuang oleh ibu kandungnya sendiri, Rabu (1/9). Sang ibu tega membuang bayi karena mengalami masalah ekonomi.

Ibu yang membuang bayi tersebut berinisial K (42), warga Dusun Lowong, Desa Sumokembangsri. “Suaminya bekerja serabutan di luar kota dan jarang sekali pulang,” kata Kombes Kusumo Wayu Bintoro, Kapolresta Sidoarjo, Jumat (3/8/2021).

Kusumo menjelaskan, sebenarnya yang bersangkutan telah memiliki dua putra. Yang baru dilahirkan merupakan anak ketiga. Namun karena terimpit masalah ekonomi, kedua putranya juga sudah lebih dulu dititipkan pada orang tuanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jadi K ini kebingungan saat melahirkan anak ketiga. Ia kalut lalu nekat membuangnya,” jelas Kusumo.

Sementara Kasat Reskrim AKP Oscar Stefanus Setja mengatakan, kasus ini terungkap setelah anggotanya menyisir warga di sekitar lokasi penemuan bayi. Polisi menemukan K beserta barang bukti di rumahnya.

“Kami menemukan baju yang berlumuran darah. Dia sudah mengakui. Dia juga mengatakan menjalani proses persalinan seorang diri,” kata Oscar.

Saat ini, K menjalani perawatan di Rumah Sakit Citra Medika, Kecamatan Tarik. Sedangkan sang bayi masih dirawat di Puskesmas Balongbendo.

“Kami belum memeriksa K secara mendalam karena masih dirawat. Dia belum ditetapkan sebagai tersangka. Namun bila benar ia pelakunya, dikenakan Pasal 308 KUHP dengan ancaman pidana 5,5 tahun,” imbuh Oscar.” (Redho)

Berita Terkait

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:12 WIB

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Rabu, 7 Januari 2026 - 13:07 WIB

Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Berita Terbaru

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bangkalan, Zainal Alim, mewakili Sekda Bangkalan saat memberikan sambutan pada Musyawarah Wilayah VI RAPI Wilayah 1301 Bangkalan di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan, Minggu (11/1/2026).

Pemerintahan

Pemkab Bangkalan Perkuat Sinergi Informasi melalui Muswil VI RAPI

Minggu, 11 Jan 2026 - 11:30 WIB