HMI Cabang Banyuwangi Tegaskan Independen di Pilkada

Kamis, 15 Oktober 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pilkada serentak 2020

Pilkada serentak 2020

BANYUWANGI, detikkota.com – Menjelang pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Banyuwangi, suhu politik mulai memanas. Saling dukung antar para pendukung juga terus berdatangan.

Menyikapi hal tersebut Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Banyuwangi menegaskan akan terus menjaga independensi pada Pilkada 2020 di Bumi Belambangan.

Mahfud Wahib, Ketua HMI Cabang Banyuwangi mengatakan secara organisasi akan tetap menjaga independensi dan bersikap netral sehingga tidak akan memihak ke kubu manapun dalam kontestasi politik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, Kader HMI boleh ikut dalam aktivitas politik praktis (partai poltik dan timses) apabila telah menjadi alumni, namun apabila masih tercatat sebagai anggota aktif dan ingin memilih aktif dalam politik praktis, maka keanggotaan kader tersebut harus dicabut.

“Di kedua paslon Cabup-Cawabup ada alumni HMI (KAHMI) ada yang menjadi team sukses, jadi tidak bisa ditafsirkan kalau HMI sebagai organisasi cenderung mendukung salah satu palson. Hal itu merupakan sikap politik dari HMI, sedangkan sikap politik secara masing-masing individu tidak bisa diatas namakan organisasi,” terangnya.

Namun independensi HMI tidak boleh diartikan bahwa HMI anti terhadap politik, peranan HMI dalam proses Pilkada tentunya adalah memastikan bagaimana agar proses Pilkada berjalan sesuai rule of the game, sesuai aturan sebagaimana dalam perundang-undangan. HMI juga telah mendistribusikan kader-kadernya untuk ikut dalam proses pengabdian menjadi penyelenggara Pilkada seperti di KPU dan BAWASLU.

“Saya secara pribadi maupun organisasi berharap agar kader tetap loyal pada konstitusi. Berdiri selayaknya menjadi garda tengah dalam proses demokratisasi di Kabupaten Banyuwangi. Harus ada yang berani ambil bagian menjadi elemen perekat dan diluar dua kubu kontestan pilkada ini,” jelasnya.

Kepada para seluruh alumni HMI di Kabupaten Banyuwangi dengan beragam profesinya hari ini termasuk politisi dan kebetulan menjadi team pemenangan kedua paslon, KABID PA itu juga mengimbau agar turut menjaga kondusifitas dan mengutamakan politik santun nan mendidik.

“Kita hargai setiap pilihan-pilihan pribadinya. Tetapi kita juga berharap agar tidak menyeret simbol-simbol dan nama organisasi dalam percaturan PILKADA maupun kegiatan politik praktis lainnya. Agar tetap terjaga marwah dan nama baik organisasi sesuai dengan AD/ART HMI,” terang Mahasiswa Fakultas Ekonomi UNTAG Banyuwangi tersebut. (SHT)

Berita Terkait

BM Satlantas Polres Purwakarta Gelar Jumat Berbagi, Bagikan Nasi Kotak ke Warga
Penyesuaian Data PBI BPJS di Lumajang Berdampak pada 52.773 Peserta
Clean Rivers Dukung Banyuwangi Bangun Dua TPS3R, Target Layani 850 Ribu Jiwa
Satlantas Polres Sumenep Latih Sopir Ambulans dalam Ops Keselamatan Semeru 2026
Skandal Kebijakan Batik Sumenep? Mahasiswa Bongkar Dugaan Permainan di Diskop
Jelang Peresmian Presiden, Polres Purwakarta Ikuti Anev SPPG MBG Polda Jabar
Pemkab dan Polresta Banyuwangi Peringati HPN 2026 Bersama Insan Pers
Bupati Lumajang Tegaskan Fasilitas Kesehatan Dilarang Tolak Pasien Tidak Mampu

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 23:57 WIB

BM Satlantas Polres Purwakarta Gelar Jumat Berbagi, Bagikan Nasi Kotak ke Warga

Jumat, 13 Februari 2026 - 10:57 WIB

Penyesuaian Data PBI BPJS di Lumajang Berdampak pada 52.773 Peserta

Jumat, 13 Februari 2026 - 10:53 WIB

Clean Rivers Dukung Banyuwangi Bangun Dua TPS3R, Target Layani 850 Ribu Jiwa

Kamis, 12 Februari 2026 - 12:33 WIB

Satlantas Polres Sumenep Latih Sopir Ambulans dalam Ops Keselamatan Semeru 2026

Rabu, 11 Februari 2026 - 21:56 WIB

Skandal Kebijakan Batik Sumenep? Mahasiswa Bongkar Dugaan Permainan di Diskop

Berita Terbaru