Kabid DPUTR Sidak Proyek Jalan Benteng–Cirangkong, Temukan Bekisting dari Kayu Bekas

Senin, 29 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PURWAKARTA, detikkota.com – Ramainya dugaan penggunaan bahan material bekas dalam pekerjaan proyek jalan Benteng–Cirangkong menuai perhatian serius. Kepala Bidang Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Purwakarta, Dina Cahyadi ST, turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi pekerjaan pada Senin (29/9/2025) sekitar pukul 16.00 WIB.

Dalam sidak tersebut, Dina menegaskan bahwa sesuai ketentuan SOP Rencana Anggaran Biaya (RAB), setiap pekerjaan konstruksi wajib menggunakan material berkualitas baik, bukan bahan bekas yang sudah tidak layak pakai.

“Saya sangat menyayangkan adanya penggunaan kayu bekisting bekas yang bahkan sudah terkena rayap. Hal ini jelas tidak sesuai standar kualitas yang dianjurkan,” tegasnya saat ditemui di lokasi sidak bersama tim dari DPUTR.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sidak ini dilakukan setelah adanya unggahan salah seorang warga net di akun TikTok berdurasi 3–5 menit yang memperlihatkan dugaan penggunaan material kayu bekas dalam pekerjaan proyek tersebut.

“Kami berterima kasih kepada warga yang peduli dan membantu melakukan pengawasan. Bagaimanapun juga, kami tidak bisa mengawasi seluruh kegiatan proyek secara langsung di setiap titik di Purwakarta,” lanjut Dina.

Ia menambahkan, pihaknya langsung menegur konsultan pelaksana dan memerintahkan penggantian material bekisting dengan yang lebih layak. “Alhamdulillah, hari ini juga kayu bekisting yang tidak layak sudah diganti. Kami ingin memastikan hasil pembangunan benar-benar memberikan kualitas terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.

Dina juga menegaskan bahwa perbaikan jalan Cirangkong–Benteng harus memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. “Purwakarta istimewa, jalan mulus, rakyat terurus, dan masyarakat ikut terurus. Itulah tujuan kita bersama,” pungkasnya.

Penulis : Red

Editor : Red

Berita Terkait

Bupati Purwakarta Tegur Keras Disperkim, Papan Kegiatan Proyek Dipasang di Pagar Jadi Sorotan
Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan
Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada
Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen
Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap
ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA
GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten
Wali Kota Eri Datangi Penyalur ART di Gunung Anyar, Pekerja Terjerat Denda Rp3,5 Juta Dipulangkan

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Bupati Purwakarta Tegur Keras Disperkim, Papan Kegiatan Proyek Dipasang di Pagar Jadi Sorotan

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen

Minggu, 4 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap

Berita Terbaru