Kasus Campak di Pamekasan Tembus 305, Dua Anak Meninggal Dunia

Jumat, 29 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi.

Ilustrasi.

PAMEKASAN, detikkota.com – Kasus campak di Kabupaten Pamekasan terus meningkat. Hingga Rabu (28/8/2025) sore, tercatat 305 warga diduga terinfeksi, dengan 144 orang di antaranya positif berdasarkan hasil laboratorium. Jumlah ini bertambah dari laporan sebelumnya pada 26 Agustus yang mencapai 271 kasus.

Plt Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Pamekasan, Avira Sulistyowati, mengatakan sebagian besar pasien merupakan anak usia 0 hingga 5 tahun. Mayoritas dari mereka tidak pernah mendapatkan imunisasi campak.

Dari ratusan kasus tersebut, dua pasien meninggal dunia dengan status suspek. Korban pertama adalah anak berusia 4 tahun asal Kecamatan Pasean yang sempat dirawat di Puskesmas Pasean sebelum dirujuk ke RSU Mohammad Noer. Sementara korban kedua, bayi berusia 8 bulan dari Kecamatan Proppo, meninggal setelah mendapat perawatan di Puskesmas Panaguan dan dirujuk ke RSUD Smart Pamekasan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Avira mengimbau masyarakat segera membawa pasien dengan gejala campak ke fasilitas kesehatan terdekat. Ia menjelaskan gejala umumnya meliputi demam, batuk, pilek, sakit tenggorokan, mata merah berair, serta ruam kulit.

“Kami minta orang tua melengkapi imunisasi campak pada anak dan menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat agar penularan tidak semakin meluas,” tegas Avira.

Berita Terkait

Mobilitas Tinggi, Jalan Dr. Cipto Masuk Zona Prioritas Kebersihan DLH Sumenep
Khofifah Indar Parawansa Salurkan Bansos Rp16 Miliar Lebih di Kabupaten Probolinggo
Khofifah Indar Parawansa Tinjau Banjir di Probolinggo, Mohammad Haris Pastikan Penanganan dan Rekonstruksi Dipercepat
Waspada Cuaca Ekstrem, BMKG Prediksi Hujan Petir di Madura
Menteri Kehutanan Serahkan SK TORA 160,735 Hektare untuk 26 Desa di Banyuwangi
Patroli Skala Besar Ramadhan, Aparat Gabungan Jaga Kondusifitas Wilayah Sumenep
Kapolres Sumenep Sidak Penjual Kembang Api di Hari Pertama Ramadan 2026
BRI, UMKM, dan Tantangan Dampak Nyata: Antara Ekspansi Kredit, CSR, dan Digitalisasi

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 14:54 WIB

Mobilitas Tinggi, Jalan Dr. Cipto Masuk Zona Prioritas Kebersihan DLH Sumenep

Senin, 23 Februari 2026 - 16:40 WIB

Khofifah Indar Parawansa Salurkan Bansos Rp16 Miliar Lebih di Kabupaten Probolinggo

Senin, 23 Februari 2026 - 16:38 WIB

Khofifah Indar Parawansa Tinjau Banjir di Probolinggo, Mohammad Haris Pastikan Penanganan dan Rekonstruksi Dipercepat

Senin, 23 Februari 2026 - 10:57 WIB

Waspada Cuaca Ekstrem, BMKG Prediksi Hujan Petir di Madura

Minggu, 22 Februari 2026 - 16:55 WIB

Menteri Kehutanan Serahkan SK TORA 160,735 Hektare untuk 26 Desa di Banyuwangi

Berita Terbaru

Pj Sekda Sumenep bersama jajaran Dinsos P3A dan peserta saat kegiatan Penguatan Tim Gugus Tugas KLA di Graha Arya Wiraraja, Selasa (24/2/2026).

Pemerintahan

Dinsos P3A Sumenep Perkuat Gugus Tugas untuk Capai KLA 2026

Selasa, 24 Feb 2026 - 21:37 WIB