KM Jaya Makmur Tenggelam Saat Angkut Garam, 1 ABK Hilang

Kamis, 4 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim HCML menyelamatkan Nahkoda KM Jaya Makmur, Dofir (60) dan ABK Abdussalam (50) di atas Kapal AHT Logindo.

Tim HCML menyelamatkan Nahkoda KM Jaya Makmur, Dofir (60) dan ABK Abdussalam (50) di atas Kapal AHT Logindo.

SUMENEP, detikkota.com – Kapal pengangkut garam, Kapal Motor (KM) Jaya Makmur mengalami kecelakaan laut di sekitar Pulau Gili Raja Sumenep, Rabu (3/5/2023) sekitar pukul 13.45 WIB.

Tak jauh dari tempat kejadian ada Kapal AHT Logindo milik Tim Offshore Husky Cnooc Madura Limited (HCML) yang sedang beroperasi melakukan pengawasan MAP WHP.

Melihat kejadian itu, Tim Offshore HCML bergerak cepat melakukan evakuasi. Sehingga 1 Nahkoda dan 1 anak buah kapal (ABK) KM Jaya Makmur berhasil diselamatkan. Sementara 1 ABK lainnya masih belum ditemukan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Head of Field Relations HCML, Ali Aliyuddin menyatakan, tim Offshore memang rutin melakukan pengawasan di wilayah kerjanya dengan menggunakan Kapal AHT Logindo.

“Saat mereka melakukan pengawasan melihat kapal sedang miring. Dengan cepat Tim HCML melakukan penyelamatan,” jelas Ali, Kamis (4/5/2023).

Ali menjelaskan, 1 Nahkoda yang berhasil diselamatkan atas nama Dofir (60) dan 1 ABK atas nama Abdussalam (50). Sedangkan 1 ABK yang belum ditemukan atas nama Eko (31).

Menurutnya, saat kejadian, tim Offshore berada di temporary mooring buoy dekat MAC WHP untuk berjaga dan mengawasi WHP secara rutin.

Data dari HCML, KM Jaya Makmur mengangkut garam dari Pelabuhan Sreseh, Kabupaten Sampang menuju Pelabuhan Panarukan, Paiton Probolinggo.

Berita Terkait

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah
Banjir Baru di Situbuled Picu Amarah Warga, DPUTR dan Perkim Dikecam
Aksi Solidaritas di Polres Sumenep Desak Keadilan bagi Korban Pencabulan Anak

Berita Terkait

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Rabu, 31 Desember 2025 - 12:41 WIB

Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum

Rabu, 31 Desember 2025 - 12:38 WIB

Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pemerintahan

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Jumat, 9 Jan 2026 - 14:06 WIB