Kopri PMII Sumenep Tegaskan Oknum yang Mempersekusi Aktivis Perempuan Untuk Minta Maaf Secara Kelembagaan

Rabu, 14 Oktober 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saidah Salamah Ketua Kopri PMII Cabang Sumenep

Saidah Salamah Ketua Kopri PMII Cabang Sumenep

SUMENEP, detikkota.com – Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (Korpri) Cabang Sumenep mengecam beberapa tindakan oknum yang mempersekusi salah satu kader perempuan PMII saat mengikuti aksi demonstrasi menolak UU Cipta Kerja pada hari Senin (12/10/2020), dua hari lalu.

Persekusi yang diviralkan lewat status media sosial WhatsApp, dengan caption yang mendiskriditkan dengan bahasa yang tidak mencerminkan manusia bermartabat, terhadap salah satu kader perempuan PMII yang juga menyampaikan pandangan politiknya dalam bentuk orasi.

Untuk itu Saidah Salamah Ketua Kopri PMII Cabang Sumenep mengecem dengan keras, oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab yang sudah memviralkan pelecehan terhadap kadernya tersebut. Padahal menurutnya harusnya yang ditanggapi adalah substansi dari orasinya bukan hal-hal yang sifatnya tidak fundamental, padahal perempuan memiliki peran sangat penting dalam setiap gerak sejarah, dan memiliki tuntutan politik yang tegas secara politik yaitu kesetaraan untuk terus melibatkan diri dalam setiap ruang demokrasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami mengecam keras oknum yang melecehkan dan memviralkan video kader kopri kami gara-gara sepuntung rokok, tanpa memahami isi dari orasi yang di sampaikan,” tegasnya, Rabu (14/10).

Saidah menganggap peseksusi semacam itu bukan hanya menyasar fisik, akan tetapi juga mental, padahal menurutnya apa yang disampaikan salah satu orasinya tersebut merupakan bentuk aspirasi dan keyakinan pandangan politik yang mewakili perempuan, beserta rakyat.

“Sepatutnya yang perlu di viralkan adalah keberaniannya untuk menyampaikan aspirasi rakyat. Ini bukan hanya pelecehan fisik tapi juga pelecehan mental terhadap kader kami,” tambahnya.

Lebih lanjut Saidah meminta dengan tegas, bagi semua oknum yang sudah mempersekusi kadernya tersebut untuk segera minta maaf terhadap kelembagaan PMII.

“Maka kami selaku pengurus kopri cabang PMII Sumenep, meminta dengan tegas agar oknum tersebut meminta maaf terhadap kelembagaan PMII utamanya KOPRI dan tidak memprovokasi serta menjudge kader kami dengan sepihak,” tandasnya dengan tegas. (Md)

Berita Terkait

Pemerintah Desa Cigelam Ngaronjat Salurkan Bantuan Pangan Periode Juli–September 2026
Terendus Transaksi Narkoba, Pria di Sumenep Diamankan Bersama Sabu
Ribuan Pelajar Meriahkan Karnaval Kebangsaan Banyuwangi, Tampilkan Ragam Budaya Nusantara
Satresnarkoba Polresta Sumenep Ungkap Peredaran Sabu, Dua Pemuda Diamankan
Abdul Hamid Lega, SK Pensiun dan Dana yang Sempat Dibekukan Kini Dikembalikan
Polisi Ungkap Kronologi Kematian Rohim di Batuputih Sumenep, Keluarga Tolak Proses Hukum
GMNI Sebut Pemerintah Sumenep Bertekuk Lutut di Hadapan Mafia Tembakau Buntut Surat TIHT
Perhutani Balapulang Beri Pembekalan Pengelolaan Hutan kepada Mahasiswa Unwim

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 11:22 WIB

Pemerintah Desa Cigelam Ngaronjat Salurkan Bantuan Pangan Periode Juli–September 2026

Jumat, 14 Agustus 2026 - 08:11 WIB

Terendus Transaksi Narkoba, Pria di Sumenep Diamankan Bersama Sabu

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:14 WIB

Ribuan Pelajar Meriahkan Karnaval Kebangsaan Banyuwangi, Tampilkan Ragam Budaya Nusantara

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:43 WIB

Abdul Hamid Lega, SK Pensiun dan Dana yang Sempat Dibekukan Kini Dikembalikan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 10:08 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Kematian Rohim di Batuputih Sumenep, Keluarga Tolak Proses Hukum

Berita Terbaru

Sebanyak 87 siswa tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dari keluarga penerima manfaat (KPM) mengikuti lomba Cerdas Cermat Hak Anak 2026 di Kota Probolinggo, Kamis (13/8/2026).

Pendidikan

87 Siswa KPM Ikuti Cerdas Cermat Hak Anak di Kota Probolinggo

Kamis, 13 Agu 2026 - 14:24 WIB