KP3: Pupuk Itu Bukan Dari Distributor Sumenep

Jumat, 24 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com –  Pengawas Pupuk dan Pestisida (KP3) Kabupaten Sumenep memastikan 18 ton pupuk bersubsidi yang hendak diselundupkan ke luar Madura bukan berasal dari distributor di Kabupaten Sumenep.

Anggota KP3 Kabupaten Sumenep, Arif Firmanto menjelaskan, ada 6 distributor pupuk yang bertanggung jawab atas pendistribusian pupuk bersubsidi di Sumenep. Setiap pupuk bersubsidi, wajib berstempel distributor.ĺ

Ketika pihaknya mendampingi Polres Sumenep melakukan penyitaan, lanjutnya, tidak ada satu pun sak pupuk berstempel salah satu distributor di Sumenep.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami punya data distributor. Ketika kami lihat, ternyata tidak ada identitas distribitor pupuk bersubsidi di saknya. Maka kami pastikan, itu pupuk luar Sumenep,” tegas pria yang juga Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep itu, Jumat (24/3/2023).

Meski demikian, pihaknya mendesak Polres Sumenep segera menangkap otak penyelundupan 18 ton pupuk bersubsidi.

“Kemarin kan hanya sopirnya yang ditangkap, maka pelaku utama harus segera ditangkap juga,” pintanya.

Sementara Kapolres Sumenep, AKBP Edo Satya Kentriko mengaku kesulitan mendeteksi daftar pencarian orang (DPO) berinisal W, sehingga kasus itu sejauh ini masih terkesan mandek.

“Kalau DPO kita tangkap, baru kasus ini kami majukan. Dua kali kami geledah rumahnya, tapi nihil. Kami akan terus mencarinya,” tegasnya.

Pada kasus penyelundupan pupuk bersubsidi tersebut, polisi hanya berhasil membekuk 2 orang, yang berperan sebagai sopir truk pengangkut pupuk.

Dua orang itu adalah H (34) warga Desa Tlambah Kecamatan Karang Penang, Kabupaten Sampang dan IH (40) warga Desa Panaguen Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan. Sementara W, yang diduga sebagai otak dari kasus itu, ditetapkan sebagai DPO.(red)

Berita Terkait

Temui Presiden FIFA, Prabowo Dorong Sepak Bola Jadi Instrumen Bangun Karakter Bangsa
Presiden Prabowo Minta Komunikasi Pemerintah Sederhana, Terbuka, dan Dialogis
BGN Buka Jalan Mitra MBG Ganti Yayasan yang Cuma Minta Setoran
Polri Mutasi 88 Pati dan Pamen, 19 Kapolda Berganti
Pesan Listyo Sigit untuk Kapolri Suyudi: Jaga Amanah dan Utamakan Pelayanan Masyarakat
SPMB Angkatan Ketiga SMA KTB Dibuka, 180 Siswa Disiapkan Beasiswa Penuh
Prabowo Minta Antrean BPJS Dipangkas, Rumah Sakit Diminta Layani Pasien Tanpa Diskriminasi
IAWP 2026 Bahas Perdagangan Orang, Polwan Indonesia Perkuat Jejaring Internasional

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:04 WIB

Temui Presiden FIFA, Prabowo Dorong Sepak Bola Jadi Instrumen Bangun Karakter Bangsa

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:30 WIB

Presiden Prabowo Minta Komunikasi Pemerintah Sederhana, Terbuka, dan Dialogis

Minggu, 4 Oktober 2026 - 13:53 WIB

BGN Buka Jalan Mitra MBG Ganti Yayasan yang Cuma Minta Setoran

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 14:14 WIB

Polri Mutasi 88 Pati dan Pamen, 19 Kapolda Berganti

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:21 WIB

Pesan Listyo Sigit untuk Kapolri Suyudi: Jaga Amanah dan Utamakan Pelayanan Masyarakat

Berita Terbaru