Kunjungi Goa Soekarno Saat Liburan di Sumenep, Ini Menariknya

Minggu, 23 April 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang pengunjung sedang menikmati keindahan wisata Goa Soekarno di Pasongsongan Sumenep

Seorang pengunjung sedang menikmati keindahan wisata Goa Soekarno di Pasongsongan Sumenep

SUMENEP, detikkota.com – Selama masa libur Idul Fitri 2023, para pemudik yang datang dari luar kota bisa mengunjungi sejumlah objek wisata di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur. Salah satunya wisata alam Goa Soekaeno yang terletak di Desa Panaongan, Kecamatan Pasongsongan.

Rute menuju lokasi wisata Goa Soekarno dari arah Kota Sumenep dengan mengendarai kendaraan pribadi menuju arah utara sejauh 33 kilometer, dengan waktu tempuh sekitar 45 menit.

Sebelum sampai di wilayah Kota Kecamatan Pasongsongan, tepatnya di Asta Panaongan lalu belok kiri mengikuti jalan beraspal menuju Goa Soekarno. Pengendara akan terpandu oleh rambu-rambu hingga ke lokasi goa

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jika menggunakan transportasi umum, pengunjung bisa naik mobil angkutan pedesaan tujuan Pasongsongan. Naik di simpang 4 Pamolokan (dekat SPBU) dan turun di Asta Panaongan. Lalu, melanjutkan perjalanan dengan naik ojek ke lokasi Goa Soekarno.

Pengelola wisata Goa Soekarno Sumenep, Syaiful Anwar mengatakan, pada libur lebaran Idul Fitri Goa Soekarno buka mulai pukul 08.00 WIB hingga 17.00 WIB.

“Harga tiket masuk tetap, seperti hari-biasa, Rp 15 ribu. Itu tidak termasuk biaya parkir,” katanya, Minggu  (23/4/2023).

Di wisata Goa Soekarno pengunjung akan disuguhi dengan pahatan-pahatan alami bebatuan di dinding goa, yang berasal dari stalaktit dan stalagmit, dengan gemericik air yang dingin.

“Di dalam goa juga ada empat ruangan dengan sensasi yang berbeda, yakni ruangan yang penuh stalaktit dan stalagmit lengkap dengan aneka pencahayaan,” jelasnya.

Anwar menuturkan, wisata Goa Soekarno menawarkan banyak spot swafoto, cafe,  live music hingga museum mini patung Soekarno.

“Selain menikmati pemandangan dengan spot-spot estetik, pengunjung juga bisa menikmati kuliner khas Kabupaten Sumenep serta ditemani alunan musik,” imbuhnya.

Beberapa jalan yang menghubungkan beberapa bagian di dalam Goe Soekarno terbilang cukup menantang adrenalin. Meski demikian, kata Anwar, pengunjung tidak perlu khawatir karena pengelola wisata telah melengkapinya dengan lampu sorot yang cukup terang. “Kami jamin keamanan para pengunjung,” tandasnya.

Berita Terkait

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Libur Nataru 2025–2026, Kunjungan Wisatawan ke Banyuwangi Tembus 221 Ribu Orang
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Awal Tahun 2026, Wabup Lumajang Tinjau Destinasi Wisata Bersama Forkopimda
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah

Berita Terkait

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Minggu, 4 Januari 2026 - 11:49 WIB

Libur Nataru 2025–2026, Kunjungan Wisatawan ke Banyuwangi Tembus 221 Ribu Orang

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Kamis, 1 Januari 2026 - 15:02 WIB

Awal Tahun 2026, Wabup Lumajang Tinjau Destinasi Wisata Bersama Forkopimda

Berita Terbaru