Lima Kru Tongkang TK Indo Ocean Marine Dievakuasi Usai Alami Kebocoran di Perairan Giliyang

Kamis, 22 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR gabungan bersama potensi SAR mengevakuasi kru tongkang TK Indo Ocean Marine yang kandas di perairan Desa Banraas, Pulau Giliyang, Sumenep.

Tim SAR gabungan bersama potensi SAR mengevakuasi kru tongkang TK Indo Ocean Marine yang kandas di perairan Desa Banraas, Pulau Giliyang, Sumenep.

SUMENEP, detikkota.com – Sebanyak lima kru tongkang TK Indo Ocean Marine berhasil dievakuasi setelah kapal yang mereka tumpangi mengalami kebocoran, hampir tenggelam, dan kandas di perairan Desa Banraas, Pulau Giliyang, Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, Kamis (22/1/2026).

Berdasarkan laporan, evakuasi dilakukan sekitar pukul 06.00 waktu setempat. Kelima kru berhasil turun dari tongkang secara mandiri dengan bantuan potensi SAR (Potsar) yang dipimpin Sekretaris Desa Banraas, H. Kahor. Lokasi tongkang berada sekitar 300 meter dari bibir pantai Pulau Giliyang.

Sebelumnya, pada pukul 03.13 waktu setempat, personel Polairud memberikan arahan kepada kru agar tetap bertahan di atas tongkang hingga kondisi sekitar cukup terang dan menunggu air laut surut. Langkah tersebut dilakukan agar evakuasi dapat dilakukan dengan aman dengan berjalan menuju daratan, sambil dipantau oleh Potsar di lokasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekitar pukul 06.35 waktu setempat, seluruh kru telah tiba di daratan dan selanjutnya dibawa ke rumah warga untuk membersihkan diri serta menjalani proses pemulihan. Sementara itu, tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas Pos Sumenep dan Polairud menyiapkan rencana evakuasi lanjutan menggunakan Rescue Boat Basarnas (RBB).

Pada pukul 07.40 waktu setempat, tim SAR gabungan bertolak menuju Pulau Giliyang dan direncanakan sandar di dermaga baru Desa Bancamara. Setelah proses pemulihan selesai, kelima kru selanjutnya akan dibawa menuju titik penjemputan di dermaga tersebut.

Tim SAR gabungan melibatkan personel dari Satpolairud Polres Sumenep dan Ditpolairud Polda Jawa Timur, Basarnas, Polsek Dungkek, serta unsur potensi SAR dari masyarakat setempat.

Adapun lima kru tongkang yang dievakuasi masing-masing bernama Jumanto (bosun), Wibowo Ari Murdiyanto (kelasi), Dwi Karunianto (kelasi), Sudriman (kelasi), dan Briptu Ribut Prasetyo selaku pengawal dari unsur Polri.

Tongkang TK Indo Ocean Marine diketahui memuat CPO (crude palm oil) dan tengah berlayar dari Kalimantan Selatan menuju Gresik, Jawa Timur, sebelum mengalami kebocoran dan kandas di perairan Pulau Giliyang.

Penulis : M/Red

Editor : M/Red

Berita Terkait

Diduga Ledakan Mercon, Satu Rumah di Batuputih Rusak dan Dua Warga Luka
Batu Bara Tumpah ke Laut, Tongkang Terbalik di Wilayah Arjasa Sumenep
Lima Hari Tak Keluar Kamar, Warga Sumenep Ditemukan Meninggal Dunia
Hari Kedua Pencarian, Bocah 8 Tahun Tenggelam di Camplong Ditemukan Meninggal
Bupati Probolinggo Pimpin Langsung Penanganan Banjir di Kraksaan, Tegaskan Evaluasi Total
Kecelakaan Maut di Jalan Raya Rubaru, Pemotor Asal Karangnangka Meninggal Dunia
Tragis, Pick Up Terjun ke Jurang Saat Ambil Batu di Rombasan, Satu Orang Meninggal
Bayi Perempuan Terluka Ditemukan di Desa Kolor, Polres Sumenep Lakukan Penyelidikan

Berita Terkait

Kamis, 5 Maret 2026 - 11:39 WIB

Diduga Ledakan Mercon, Satu Rumah di Batuputih Rusak dan Dua Warga Luka

Jumat, 27 Februari 2026 - 12:45 WIB

Batu Bara Tumpah ke Laut, Tongkang Terbalik di Wilayah Arjasa Sumenep

Selasa, 24 Februari 2026 - 13:41 WIB

Lima Hari Tak Keluar Kamar, Warga Sumenep Ditemukan Meninggal Dunia

Minggu, 22 Februari 2026 - 17:31 WIB

Hari Kedua Pencarian, Bocah 8 Tahun Tenggelam di Camplong Ditemukan Meninggal

Minggu, 22 Februari 2026 - 17:00 WIB

Bupati Probolinggo Pimpin Langsung Penanganan Banjir di Kraksaan, Tegaskan Evaluasi Total

Berita Terbaru