Madura Ethnic Carnival 2025 Usung Tema “Topeng”

Kamis, 1 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Komunitas Jurnalis Sumenep (KJS) resmi meluncurkan Madura Ethnic Carnival (MEC) 2025 dengan mengusung tema “Topeng”, Kamis (01/05/2025). Peluncuran ini menandai dimulainya rangkaian kegiatan tahunan yang menampilkan kekayaan seni dan tradisi lokal melalui karnaval kostum.

Launching ini menandai dimulainya rangkaian persiapan menuju pelaksanaan MEC yang tahun ini akan digelar pada 20 September 2025 di depan Labang Mesem Keraton Sumenep.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengapresiasi peluncuran MEC 2025. Lebih-lebih tahun ini mengusung tema “Topeng”, salah satu kesenian lokal Sumenep yang penuh makna.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Topeng merupaka kekayaan budaya kita yang tidak boleh punah. Semoga lewat MEC tahun ini yang mengusung tema Topeng, masyarakat bisa lebih mengenal dan bangga terhadap warisan leluhurnya,” ujar Bupati Fauzi, Kamis (01/05).

Bupati berharap MEC 2025 mampu menjadi ruang ekspresi masyarakat dalam menampilkan kreativitas mereka, sekaligus mendorong geliat ekonomi daerah melalui keterlibatan para pelaku UMKM.

“Semoga seluruh rangkaian MEC tahun2025 ini berjalan lancar, dan dapat menjadi daya tarik wisata yang memperkuat identitas budaya Madura, khususnya Sumenep, serta mendorong pelestarian seni tradisional di kalangan generasi muda,” tambahnya.

Ketua KJS, M. Hariri mengatakan, sama seperti tahun-tahun sebelumnya, peserta MEC 2025 dibagi dalam dua kategori, yaitu umum dan pelajar se Indonesia. Bedanya, untuk kategori pelajar, kali ini tidak ada uang pendaftaran.

“Untuk formatnya, kami tetap mempertahankan elemen kompetisi dan grand show, serta parade kesenial lokal sebagai pengantar,” ungkapnya.

Perlu diketahui, Madura Ethnic Carnival merupakan salah satu kegiatan dalam kalender event wisata Sumenep tahun 2025.

Pada tahun ini MEC merupakan penyelenggaraan ketiga dimana sebelumnya mengangkat tema Kerapan Sapi dan Keris.

Berita Terkait

Layanan Adminduk Online Tekan Antrean Pemohon di MPP Siola Surabaya
SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87
Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas
Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani
Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI
Kapasitas Fiskal Rendah Jadi Tantangan Utama Penyusunan RKPD Lumajang 2027
Pimpin Apel Perdana 2026, Wali Kota Probolinggo Tekankan Penguatan Kinerja ASN
Tantangan 2026, Wabup Sumenep Tekankan Budaya Kerja Modern ASN

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:07 WIB

Layanan Adminduk Online Tekan Antrean Pemohon di MPP Siola Surabaya

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:06 WIB

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:21 WIB

Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:34 WIB

Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:24 WIB

Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pemerintahan

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Jumat, 9 Jan 2026 - 14:06 WIB