Mahasiswa Unitomo Gelar Expo KKN Tematik Desa Wisata Aman Bencana di Krejengan

Rabu, 20 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa Unitomo saat menggelar Expo KKN Tematik Desa Wisata Aman Bencana di Kantor Kecamatan Krejengan, Rabu (20/8/2025).

Mahasiswa Unitomo saat menggelar Expo KKN Tematik Desa Wisata Aman Bencana di Kantor Kecamatan Krejengan, Rabu (20/8/2025).

PROBOLINGGO, detikkota.com – Mahasiswa Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) menggelar Expo Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Desa Wisata Aman Bencana di Kantor Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo, Rabu (20/8/2025).

Kegiatan yang melibatkan ratusan mahasiswa KKN di 17 desa tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Probolinggo, Ugas Irwanto, bersama Forkopimka Krejengan, BPBD, Kepala Desa se-Kecamatan Krejengan, serta jajaran pimpinan Unitomo.

Dalam expo ini ditampilkan program unggulan dari masing-masing desa, penanaman bibit pohon, hingga penyerahan penghargaan kepada kelompok KKN terbaik. Mahasiswa juga memaparkan hasil pemetaan rawan bencana dan inovasi sederhana seperti radar cuaca.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua LPPM Unitomo, Prof. Nur Sayidah, menegaskan kegiatan KKN di Krejengan menjadi bukti kontribusi mahasiswa dalam pembangunan desa. “Pemetaan rawan bencana dan penanaman 200 bibit pohon adalah bentuk nyata pengabdian mahasiswa,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Rektor I Unitomo, Dr. Amirul Mustofa, menyatakan komitmen kampus menjadikan Probolinggo sebagai lokasi tetap KKN, sejalan dengan percepatan pembangunan desa.

Sekda Probolinggo, Ugas Irwanto, mengapresiasi kegiatan mahasiswa yang dinilai bermanfaat bagi masyarakat. “Program KKN ini bukan sekadar teori, tetapi pengalaman nyata yang membantu masyarakat, khususnya dalam kesiapsiagaan bencana,” katanya.

Pemerintah Kabupaten Probolinggo berharap kerja sama dengan Unitomo dapat berlanjut, sehingga manfaat kegiatan pengabdian masyarakat semakin dirasakan warga.

Berita Terkait

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah
Aksi Solidaritas di Polres Sumenep Desak Keadilan bagi Korban Pencabulan Anak
Aksi PMII UNIBA Memanas, Kepala Disbudporapar Sumenep Walk Out dari Dialog

Berita Terkait

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Rabu, 31 Desember 2025 - 12:41 WIB

Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum

Rabu, 31 Desember 2025 - 12:38 WIB

Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pemerintahan

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Jumat, 9 Jan 2026 - 14:06 WIB