Malam Mingguan, Anak Kecil Kerap Jadi Penonton Balap Liar

Minggu, 10 Januari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Aksi gerombolan remaja yang menggelar aksi balap liar terus berlangsung di Jalan Diponegoro, Karangduak, Kecamatan Kota, Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur, Minggu (10/1/2021).

Pantauan media ini pukul 03:00 Wib dini hari, sejumlah pemuda kerap melakukan aksinya bahkan juga beberapa anak di bawah umur juga menyaksikan balap liar tersebut.

Suasana ramai dan bising itu tidak lama kemudian terdengar jelas, apalagi ketika beberapa sepeda motor yang dikendarai pengemudinya sudah di CC yang melebihi batas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sambil menggeber-geber gas sepeda motornya bersiap ancang-ancang. Para pengguna jalan hanya bisa pasrah, lantaran mereka tak bisa melintas selama balapan berlangsung.

Aksi balap liar itu diduga kerap dijadikan ajang taruhan. Kelompok yang menjadi pembalap bahkan disinyalir juga dipertaruhkan para penonton yang hadir.

Pak rizal salah satu warga yang hendak mau melintas mengatakan kerap setiap malam minggu kegiatan balap liar itu, selalu diramaikan.

“Iya mas, cuman malam Minggu kemarin yang ada polisi sehinggah saya lewat disini gg sperti yang sekarang. Ini lebih banyak dari malam malam kemaren,” ujarnya.

Bahkan, di balap liar itu ada beberapa anak kecil yang menonton. “Kok tidak ada polisi ya mas, kalau ada polisinya seru semua pada bubar,” kata dia sambil ketawa.

Saat anak kecil itu di tanyai oleh media, kenapa belum tidur dan apakah tidak dimarahi orang tuanya, dia menjawab tidak dimarahi, soalnya pamit ke masjid untuk shalat subuh.

Pak Rizal berharap aksi balap liar tersebut bisa ditertibkan oleh kepolisian, guna menghindari hal tak diinginkan warga dan warga terdekat di area balap liar itu, bisa istirahat dengan nyaman.

Sampai berita ini dipublis belum ada keterangan resmi dari pihak Kepolisian Polres Sumenep. (fer)

Berita Terkait

Bupati Purwakarta Tegur Keras Disperkim, Papan Kegiatan Proyek Dipasang di Pagar Jadi Sorotan
Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan
Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada
Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen
Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap
Program Gentengisasi Merah Putih Direalisasikan, 500 Ribu Genteng dari Plered Dikirim Menggunakan 125 Truk
Nakhoda KM Virgo Transport 8 Jadi Tersangka, Ditpolair Korpolairud Lakukan Penahanan
Satpol PP Surabaya Segel Toko Mihol di Wonokromo, 10 Botol Diamankan

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Bupati Purwakarta Tegur Keras Disperkim, Papan Kegiatan Proyek Dipasang di Pagar Jadi Sorotan

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen

Minggu, 4 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap

Berita Terbaru