Marak Kasus Asusila, Bupati Sumenep Akan Ambil Tindakan Tegas

Selasa, 4 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Dunia pendidikan di Kabupaten Sumenep, belakangan ini memang sedang tercoreng dengan banyaknya kasus asusila, mulai dari pencabulan, pelecehan hingga perselingkuhan. Sehingga dunia pendidikan saat ini dirasa lagi tidak baik-baik saja oleh publik.

Merespon itu, Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo mengatakan pihaknya sudah sering memberikan sosialisasi kepada ASN agar berperilaku baik serta menjaga etika dan moralitas sebagai abdi negara.

“Kita selalu mengadakan sosialisasi terkait dengan etika dan moral karena hal itu, yang paling penting (sebagai ASN) apalagi guru,” kata Bupati Sumenep usai menghadiri rapat paripurna di Gedung DPRD Sumenep, Senin (03/06/2024) kemarin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nampaknya sosialisasi yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Sumenep belum membuahkan hasil yang maksimal. Sehingga, kata Bupati, jika masih sering terjadi perbuatan amoral di dunia pendidikan itu kembali pada jati diri masing-masing orang.

“Seringkali kita lakukan sosialisasi etika dan moral. Ya kembali pada pribadi masing-masing,” ujar orang satu di Pemkab Sumenep itu.

Namun, sejak awal Bupati sudah tegas menyampaikan bahwa, bukan hanya guru, setiap ASN dilingkungan Pemkab Sumenep terbukti melakukan kasus asusila tidak ada kompromi, dan akan diberhentikan.

“Apalagi dalam aturan pemerintah sudah jelas, jika sudah melanggar etika, sanksinya diberhentikan. Apalagi ini kasus Asusila, otomatis kita berhentikan,” tegasnya.

Berita Terkait

Dinsos P3A Sumenep Perkuat Gugus Tugas untuk Capai KLA 2026
Pasuruan Siapkan 240 Kursi, Mudik Gratis 2026 Layani 6 Rute Tujuan
Lukman Hakim–Moh. Fauzan Ja’far Satu Tahun Pimpin Bangkalan, 53 Km Jalan Diperbaiki dan Raih Prestasi Nasional
Indah Amperawati Pimpin HLM TPID, Pemkab Lumajang Perkuat Kendali Inflasi Jelang Ramadan 2026
Ipuk Fiestiandani Luncurkan “Lapor Camat”, Aduan Warga Wajib Direspons Maksimal 4 Jam
Ribuan PPPK Paruh Waktu di Lumajang Tidak Terima THR 2026, Pemkab Beri Penjelasan
Wali Kota Probolinggo Sambut Kunjungan Danrem 083/BDJ di Makodim 0820
Said Abdullah Minta Kader PDIP Jatim Respons Cepat Persoalan Sosial Warga

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 21:37 WIB

Dinsos P3A Sumenep Perkuat Gugus Tugas untuk Capai KLA 2026

Selasa, 24 Februari 2026 - 09:32 WIB

Pasuruan Siapkan 240 Kursi, Mudik Gratis 2026 Layani 6 Rute Tujuan

Selasa, 24 Februari 2026 - 09:21 WIB

Lukman Hakim–Moh. Fauzan Ja’far Satu Tahun Pimpin Bangkalan, 53 Km Jalan Diperbaiki dan Raih Prestasi Nasional

Selasa, 24 Februari 2026 - 09:14 WIB

Indah Amperawati Pimpin HLM TPID, Pemkab Lumajang Perkuat Kendali Inflasi Jelang Ramadan 2026

Selasa, 24 Februari 2026 - 09:07 WIB

Ipuk Fiestiandani Luncurkan “Lapor Camat”, Aduan Warga Wajib Direspons Maksimal 4 Jam

Berita Terbaru

Pj Sekda Sumenep bersama jajaran Dinsos P3A dan peserta saat kegiatan Penguatan Tim Gugus Tugas KLA di Graha Arya Wiraraja, Selasa (24/2/2026).

Pemerintahan

Dinsos P3A Sumenep Perkuat Gugus Tugas untuk Capai KLA 2026

Selasa, 24 Feb 2026 - 21:37 WIB