Memberikan Pelayanan Tidak Akurat, Polres Sumenep Dapat Hadiah Demo

Kamis, 4 Februari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Lembaga Center Of Law menggelar aksi demonstrasi didepan Polres Sumenep, Madura, Jawa Timur, dengan massa aksi kurang lebih dari 50 orang, Kamis (4/2/2021).

Aksi tersebut dilakukan untuk menindak lanjuti atas perlakuan atau pelayanan yang tidak senonoh yang dilakukan oleh oknum penyidik. Pasalnya, tindakan itu tidak pantas dilakukan oleh pihak penyidik.

“Kami kesini untuk menindak tegas atas sikap dan tindakan yang arogan dan inkontisusional yang sudah dilakukan oleh oknum penyidik Polres Sumenep,” ujarnya, Sutrisno yang tergabung dalam Lembaga Center Of Law, Kamis (4/2).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perihal tersebut terjadi pada Sabtu (30/1/2021) di dalam ruangan Unit PPA Polres Sumenep, pada saat pelapor tersebut melakukan pelaporan terkait adanya orang tua yang ingin bertemu dengan anaknya.

Salah satu oknum Penyidik Polres Sumenep memberi pelayanan yang tidak akurat terhadap seorang pelapor. Pihaknya melakukan intimidasi dan hendak akan melakukan pemukulan terhadap Tri Sutrisno EfeEfui (pelapor).

Tindakan oknum polisi itu merupakan tindakan yang sudah melanggar kode etik Polri dan sudah menciderai nama baik institusi Polri seharusnya Polisi itu mengayomi masyarakat bukan mengintimidasi.

“Saya ditutupi pintu dalam ruangan penyidik, dan seolah saya mau di pukul oleh oknum polisi tersebut. bahkan saya mendapat kata-kata yang tidak pantas dari polisi tersebut,” ucapnya.

Ia, berharap Kapolres Sumenep segera memberikan tindakan tegas pada oknum tersebut sesuai dengan Perkapolri yang berlaku.

AKP Achmad Robial, Kabag Ops Polres Sumenep menjelaskan, bahwa terkait tuntutan massa aksi tersebut, sudah di mediasi langsung oleh Wakapolres Sumenep Kompol Cristopher Andika di ruangan Kapolres setempat.

“Sudah diarahkan, jika ada Anggota Polri yang tidak profesinal silahkan laporkan langsung ke Propam,” ujarnya.

Terkait tuntutan massa aksi ini, akan segera di proses, dan semua pihak yang berkaitan akan dipanggil dan dilakukan pemeriksaan. “Jadi kita gak bisa satu pihak, langsung menjustis semua ada prosesnya,” pungkasnya. (fer)

Berita Terkait

Bupati Ipuk Beri Dukungan kepada Penari Gandrung Sewu Korban Kebakaran Kapal
Ditlantas Polda Jatim Dorong Target Zero ODOL 2027 melalui Edukasi dan Kolaborasi
Kapolresta dan BNNK Sumenep Gelar Razia Narkotika di Kafe dan Pelabuhan Kalianget
Dubes Australia Tertarik Saksikan Blue Fire Kawah Ijen Banyuwangi
Kasdim Sumenep Bacakan Amanat Panglima TNI dalam Upacara 17-an
70 Desa di Sumenep Terdampak Kekeringan, Pemprov Jatim Targetkan Pembangunan Sumur Bor pada 2027
Bupati Bangkalan Ajak Pelajar dan Masyarakat Budayakan Hidup Bersih Lewat Bangkalan Berse Onggu
R. Mochamad Daud Rizky F Dipercaya Pimpin Aryaniaga 74, Dorong Kolaborasi Bisnis dan Penguatan Ekonomi Alumni P2NK 74

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Bupati Ipuk Beri Dukungan kepada Penari Gandrung Sewu Korban Kebakaran Kapal

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:57 WIB

Ditlantas Polda Jatim Dorong Target Zero ODOL 2027 melalui Edukasi dan Kolaborasi

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:32 WIB

Kapolresta dan BNNK Sumenep Gelar Razia Narkotika di Kafe dan Pelabuhan Kalianget

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:27 WIB

Dubes Australia Tertarik Saksikan Blue Fire Kawah Ijen Banyuwangi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:38 WIB

70 Desa di Sumenep Terdampak Kekeringan, Pemprov Jatim Targetkan Pembangunan Sumur Bor pada 2027

Berita Terbaru

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo.

Pemerintahan

Bupati Sumenep Instruksikan ASN Baca Surat Al-Waqi’ah 111.111 Kali

Selasa, 20 Okt 2026 - 13:37 WIB