Meningkatkan Mutu Pendidikan di Sumenep melalui Rembuk Pendidikan 2025

Kamis, 19 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Dewan Pendidikan Kabupaten Sumenep (DPKS) akan menggelar Rembuk Pendidikan 2025 pada Rabu, 25 Juni 2025, di Pendopo Keraton Sumenep.

Acara ini bertema “Kolaborasi Pengawas dan Komite dalam Meningkatkan Mutu Satuan Pendidikan” dan dipastikan akan dihadiri langsung oleh Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo.

Ketua Panitia, Syafiqurrahman, mengatakan bahwa Bupati Sumenep sangat mengapresiasi kegiatan ini dan meminta agar dipersiapkan dengan matang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bupati sangat mengapresiasi. Dalam pertemuan kemarin beliau meminta agar kegiatan ini dipersiapkan dengan matang. Ini bukti bahwa isu pendidikan menjadi perhatian serius,” ujarnya.

Rembuk Pendidikan ini bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan di Sumenep dengan mengkolaborasikan peran pengawas dan komite sekolah.

DPKS ingin mengikis paradigma lama bahwa mutu pendidikan hanya urusan guru dan kepala sekolah, dan ingin melibatkan pengawas dan komite sekolah dalam peran strategis.

“Tema ini kami angkat karena pengawas dan komite tak bisa terus berada di pinggir lapangan. Mereka harus masuk gelanggang, ikut terlibat aktif meningkatkan mutu pendidikan,” tegas Syafiq.

Acara ini akan dihadiri oleh ratusan peserta dan akan membahas isu-isu penting seperti ketimpangan mutu antar sekolah, lemahnya fungsi kontrol komite, dan minimnya inovasi pengawasan berbasis pembinaan.

DPKS berharap bahwa rembuk ini dapat menjadi pemantik lahirnya pola kolaborasi baru yang konkret, strategis, dan menyentuh ruang kelas.

DPKS berharap bahwa Rembuk Pendidikan 2025 dapat menjadi titik balik dalam meningkatkan mutu pendidikan di Sumenep.

“Kalau pengawas hanya jadi tukang periksa berkas, dan komite cuma hadir pas penyerahan raport, kita gagal mendefinisikan mutu. Sudah waktunya semua pihak turun tangan,” tegas Syafiq.

Berita Terkait

Disdik Sumenep Luncurkan Buku Pintar PAUD, Dorong Penerapan Deep Learning
SMPN 3 Banyuwangi Olah Sampah Jadi Produk Bernilai Ekonomi
Achmad Fauzi Wongsojudo Pantau Pelaksanaan TKA SMP 2026 di Sumenep
Ipuk Fiestiandani Tinjau Kesiapan TKA SMP di Banyuwangi
Konkerkab I PGRI Sumenep Jadi Momentum Perkuat Peran Guru Tingkatkan Mutu Pendidikan
Pemkab Sumenep Dorong Guru Tingkatkan Kompetensi dan Adaptasi Digital
Bupati Bangkalan Paparkan Strategi Kebangkitan Pertanian dalam Kuliah Umum di Politeknik KP Sidoarjo
Kepala SMPN 3 Bojong Akui Kebenaran Informasi Terkait Perilaku Tiga Siswa

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 09:28 WIB

Disdik Sumenep Luncurkan Buku Pintar PAUD, Dorong Penerapan Deep Learning

Rabu, 8 April 2026 - 11:18 WIB

SMPN 3 Banyuwangi Olah Sampah Jadi Produk Bernilai Ekonomi

Senin, 6 April 2026 - 13:20 WIB

Achmad Fauzi Wongsojudo Pantau Pelaksanaan TKA SMP 2026 di Sumenep

Senin, 6 April 2026 - 11:07 WIB

Ipuk Fiestiandani Tinjau Kesiapan TKA SMP di Banyuwangi

Kamis, 2 April 2026 - 12:47 WIB

Konkerkab I PGRI Sumenep Jadi Momentum Perkuat Peran Guru Tingkatkan Mutu Pendidikan

Berita Terbaru