Menjelang Kepulangan, Satu Jamaah Haji Pamekasan Wafat di Makkah

Jumat, 13 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, detikkota.com – Satu orang jamaah haji asal Pamekasan yang tergabung dalam Kloter SUB 27, bernama Moetia binti Moh Kacel (89) asal Kecamatan Waru Pamekasan, dilaporkan wafat di Tanah Suci pada Kamis malam, 12 Juni 2025. Almarhumah meninggal dunia menjelang jadwal kepulangan ke Tanah Air.

Dokter Kloter SUB 27, dr. Sarah, menjelaskan bahwa almarhumah sebelumnya tidak menunjukkan gejala yang membahayakan. Ia tetap semangat dan dalam kondisi sehat saat puncak ibadah haji.

“Almarhumah memang memiliki riwayat hipertensi, namun selama Puncak Haji beliau sehat wal afiat. Dua hari sebelum wafat hanya mengeluh flu dan batuk biasa, dan Selasa sempat mengeluh sakit lutut. Tapi tetap semangat beribadah,” jelas dr. Sarah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun pada Kamis malam, kondisi Moetia menurun secara drastis. Setelah waktu Isya’, dari keterangan keluarga, beliau sudah tidak bisa makan dan minum. Sekitar pukul 21.32 WAS, Moetia dinyatakan meninggal dunia.

“Secara medis beliau hanya mengeluh keluhan ringan, namun memang termasuk kategori risiko tinggi (Risti) berat karena faktor usia dan penyakit penyerta. Almarhumah juga sudah dimakamkan di pemakaman umum di Makkah,” tambahnya.

Sementara itu, secara umum kondisi jamaah Kloter SUB 27 masih relatif stabil, meskipun masih terdapat keluhan ringan pasca puncak ibadah haji. Saat ini tim kesehatan masih melakukan pemantauan terhadap 105 jamaah lanjut usia risiko tinggi (Risti) di kloter tersebut, khususnya yang mengalami batuk dan pilek pasca kegiatan fisik selama fase Armuzna.

Hingga saat ini sudah ada dua warga Pamekasan yang dikabarkan meninggal dunia di Tanah Suci, diantaranya, Hasiyeh binti Habidin (85) warga Desa Palengaan Dajah, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan dan jamaah haji asal Pamekasan yang tergabung dalam Kloter SUB 27, bernama Moetia binti Moh Kacel (89) asal Desa Waru Barat, Kecamatan Waru Pamekasan.

Berita Terkait

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah
Aksi Solidaritas di Polres Sumenep Desak Keadilan bagi Korban Pencabulan Anak
Aksi PMII UNIBA Memanas, Kepala Disbudporapar Sumenep Walk Out dari Dialog

Berita Terkait

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Rabu, 31 Desember 2025 - 12:41 WIB

Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum

Rabu, 31 Desember 2025 - 12:38 WIB

Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah

Berita Terbaru

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bangkalan, Zainal Alim, mewakili Sekda Bangkalan saat memberikan sambutan pada Musyawarah Wilayah VI RAPI Wilayah 1301 Bangkalan di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Bangkalan, Minggu (11/1/2026).

Pemerintahan

Pemkab Bangkalan Perkuat Sinergi Informasi melalui Muswil VI RAPI

Minggu, 11 Jan 2026 - 11:30 WIB