Merasa Kecewa, Pesanggem Desa Kalipahit Tuntut Pergantian Pengurus Gapoktanhut

Rabu, 18 November 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, detikkota.com – Ratusan warga Desa Kalipahit Kecamatan Tegaldlimo yang merupakan pesanggem mendatangi kantor desa setempat pada hari Rabu (18/11/2020) untuk menuntut pergantian pengurus Gabungan Kelompok Tani Hutan (Gapoktanhut).

Tampak hadir Tiga Pilar Desa Kalipahit, Supriyono, Kepala Desa, Briptu Aldi, Bhabinkamtibmas, Pelda Jumidi, Babinsa, AKP Bambang, Kapolsek serta Bisri Sekcam Tegaldlimo.

Para pesanggem meminta pergantian pengurus karena menganggap selama ini banyak mengambil kebijakan yang tidak memihak kepada anggotanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dihadapan tiga pilar warga secara bergantian menyampaikan unek-uneknya, diantaranya adanya dugaan pungli oleh pengurus serta banyaknya kebijakan pengurus yang dinilai malah membuat keresahan ditengah warga pesanggem.

“Kita minta pengurus Gapoktanhut disini segera diganti, kebijakan-kebijakannya banyak menimbulkan keresahan, masak warga cari rencek saja di foto dan kemudian dilaporkan,” ungkap salahsatu warga.

Menanggapi tuntutan warga, Supriyono selaku Kepala Desa Kalipahit mengatakan jika pihaknya akan menampung semua keluhan dan tuntutan warga dan memediasi untuk mencarikan solusi terbaik.

Menurut Supriyono, pihak desa harus bersikap netral dan hanya bisa memfasilitasi agar permasalahan antara pesanggem dan pengurus Perhutanan Sosial bisa selesai dengan baik.

“Kita tampung semua keluhan dan tuntutan warga, kemudian kita akan fasilitasi agar segera terjadi mediasi untuk mencarikan solusi terbaik mas, karena bagaimanapun kita selaku pemerintah desa harus netral,” tutur Supriyono.

“Karena pertemuan kali ini belum ada keputusan maka diputuskan akan diadakan mediasi lagi tapi menunggu setelah selesai Pilkada,” pungkasnya. (SHT)

Berita Terkait

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:12 WIB

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Rabu, 7 Januari 2026 - 13:07 WIB

Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Berita Terbaru