Naas Warga Dungkek Kemalingan Uang Arisan Belasan Juta

Rabu, 30 Juni 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Liyatun (57) warga Desa Romben Guna Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, naas uang hasil arisan di gondol maling.

Kejadian tersebut, pada Selasa (29/06/2021) dini hari. Pasalnya, uang tersebut merupakan hasil arisan Liyatun, yang disimpan di dalam lemari miliknya.

“Uang itu hasil dari arisan. Saya simpan di lemari bagian laci bawah,” kata Liyatun ditemui media Rabu (30/06/2021).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun pada saat itu, dirinya tidak sadar jika lemarinya sudah kebobolan, dan sekitar pukul 04.00 WIB usai subuh korban langsung berangkat jualan bubur di salah satu pasar tradisional yang berada di kecamatan Dungkek.

Selanjutnya, sekitar pukul 08.00 WIB korban pulang ke rumahnya bersama keponakannya, dengan niat mengecek uang hasil arisan tersebut yang tersimpan rapi dalam lemari tersebut.

“Saya baru tahu pas waktu cek laci tempat menyimpan uang ada yang aneh. Soalnya, susah dibuka, terus saya coba buka dan saat itu saya kaget uang saya yang disimpan dalam dompet sudah hilang. Makanya saya teriak,” katanya.

Kemudian, saat dirinya melihat ke belakang lemari ternyata sudah bolong alias rusak.
“Ini pasti maling. Saya kemalingan nak, saya kemalingan,” bebernya.

Ia mengatakan bahwa pada saat kejadian, kebetulan rumah korban sedang sepi, hanya tinggal 4 penghuni yang kesemuanya adalah wanita. Yakni, dua keponakan dan satu cucu.

“Suami dan menantu dari ponakan saya kerja di laut. Sementara anak saya di rumah istrinya di Pamekasan, jadi gak ada laki-lakinya sama sekali,” jelasnya.

“Jumlah uang yang dicuri itu tiga belas juta totalnya. Rencananya mau saya pakai pas keesokan harinya untuk menebus perhiasan di pegadaian,” ucapnya.

Diketahui, kasus ini sudah dilimpahkan ke Polsek Dungkek oleh keluarga korban pada Selasa (29/6) kemarin sekitar pukul 14.00 WIB. Hal ini terlihat dalam Surat Tanda Terima Laporan Polisi (STTLP) bernomor : STTLP/05/VI/POLSEK.

Saat di konfirmasi Kanit Reskrim Polsek Dungkek, Aipda Joko Dwi HP, membenarkan “Iya laporan sudah kami terima. Saya ke TKP ini sekarang. (Fer)

Berita Terkait

Mobilitas Tinggi, Jalan Dr. Cipto Masuk Zona Prioritas Kebersihan DLH Sumenep
Khofifah Indar Parawansa Salurkan Bansos Rp16 Miliar Lebih di Kabupaten Probolinggo
Khofifah Indar Parawansa Tinjau Banjir di Probolinggo, Mohammad Haris Pastikan Penanganan dan Rekonstruksi Dipercepat
Waspada Cuaca Ekstrem, BMKG Prediksi Hujan Petir di Madura
Menteri Kehutanan Serahkan SK TORA 160,735 Hektare untuk 26 Desa di Banyuwangi
Patroli Skala Besar Ramadhan, Aparat Gabungan Jaga Kondusifitas Wilayah Sumenep
Kapolres Sumenep Sidak Penjual Kembang Api di Hari Pertama Ramadan 2026
BRI, UMKM, dan Tantangan Dampak Nyata: Antara Ekspansi Kredit, CSR, dan Digitalisasi

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 14:54 WIB

Mobilitas Tinggi, Jalan Dr. Cipto Masuk Zona Prioritas Kebersihan DLH Sumenep

Senin, 23 Februari 2026 - 16:40 WIB

Khofifah Indar Parawansa Salurkan Bansos Rp16 Miliar Lebih di Kabupaten Probolinggo

Senin, 23 Februari 2026 - 16:38 WIB

Khofifah Indar Parawansa Tinjau Banjir di Probolinggo, Mohammad Haris Pastikan Penanganan dan Rekonstruksi Dipercepat

Senin, 23 Februari 2026 - 10:57 WIB

Waspada Cuaca Ekstrem, BMKG Prediksi Hujan Petir di Madura

Minggu, 22 Februari 2026 - 16:55 WIB

Menteri Kehutanan Serahkan SK TORA 160,735 Hektare untuk 26 Desa di Banyuwangi

Berita Terbaru

Pj Sekda Sumenep bersama jajaran Dinsos P3A dan peserta saat kegiatan Penguatan Tim Gugus Tugas KLA di Graha Arya Wiraraja, Selasa (24/2/2026).

Pemerintahan

Dinsos P3A Sumenep Perkuat Gugus Tugas untuk Capai KLA 2026

Selasa, 24 Feb 2026 - 21:37 WIB