Oknum Guru Cabul SDN Kebunagung II Mangkir dari Panggilan Polres Sumenep

Selasa, 4 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti Setyoningtias.

Kasi Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti Setyoningtias.

SUMENEP, detikkota.com – Hingga kini Polres Sumenep seakan mengulur-ulur waktu untuk menetapkan oknum guru ASN di SDN Kebunagung II, sebagai tersangka dalam kasus pencabulan. Pasalnya kasus ini menjadi perhatian publik dan korban yang melaporkan juga banyak.

Terbukti saat dikonfirmasi mengenai perkembangan kasus ini, Senin (03/06/2024), Polres Sumenep masih menunggu terduga pelaku oknum guru ASN berinisial ‘SO’ untuk menghadiri panggilan. Kendati hari ini mangkir dari panggilan.

“Hari ini terduga pelaku tidak hadir,” dalih Kasi Humas Polres Sumenep AKP Widiarti dikonfirmasi via selulernya, Senin (03/06).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Disinggung langkah selanjutnya terkait terduga pelaku yang mangkir dari panggilan, Kasi Humas Polres Sumenep hanya mengatakan, terduga pelaku melalui kuasa hukumnya akan menghadap pada Rabu (05/06/2024).

“Dia (terduga pelaku-red) melalui kuasa hukumnya akan menghadap hari Rabu,” ucap AKP Widiarti.

Alih-alih mau ditetapkan sebagai tersangka, apalagi ditangkap, Polres Sumenep sudah terkesan main-main dalam penegakan hukum kasus pencabulan anak dibawah umur yang melibatkan terduga pelaku oknum guru ASN SDN Kebunagung ll berinisial ‘SO’ yang telah dilaporkan sekitar setengah bulan lalu.

Terbaru, malah terdengar kabar, dari keluarga terduga pelaku ditengarai menemui Kanit Pidum dan PPA Sat Reskrim Polres Sumenep selaku Kepala Unit yang menangani perkara kasus pencabulan anak dibawah umur tersebut. Ditanya itu AKP Widiarti enggan menjawab.

Padahal dalam kasus ini, para korban telah diperiksa dan dilakukan asesmen ke RS Bhayangkara Polda Jatim serta telah dilakukan visum. Sekaligus pemeriksaan kepada Kepala SDN Kebunagung ll dan saksi.

Berita Terkait

Dinsos P3A Sumenep Perkuat Gugus Tugas untuk Capai KLA 2026
Lima Hari Tak Keluar Kamar, Warga Sumenep Ditemukan Meninggal Dunia
Pasuruan Siapkan 240 Kursi, Mudik Gratis 2026 Layani 6 Rute Tujuan
Lukman Hakim–Moh. Fauzan Ja’far Satu Tahun Pimpin Bangkalan, 53 Km Jalan Diperbaiki dan Raih Prestasi Nasional
Indah Amperawati Pimpin HLM TPID, Pemkab Lumajang Perkuat Kendali Inflasi Jelang Ramadan 2026
Ipuk Fiestiandani Luncurkan “Lapor Camat”, Aduan Warga Wajib Direspons Maksimal 4 Jam
Ribuan PPPK Paruh Waktu di Lumajang Tidak Terima THR 2026, Pemkab Beri Penjelasan
Hari Kedua Pencarian, Bocah 8 Tahun Tenggelam di Camplong Ditemukan Meninggal

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 21:37 WIB

Dinsos P3A Sumenep Perkuat Gugus Tugas untuk Capai KLA 2026

Selasa, 24 Februari 2026 - 09:32 WIB

Pasuruan Siapkan 240 Kursi, Mudik Gratis 2026 Layani 6 Rute Tujuan

Selasa, 24 Februari 2026 - 09:21 WIB

Lukman Hakim–Moh. Fauzan Ja’far Satu Tahun Pimpin Bangkalan, 53 Km Jalan Diperbaiki dan Raih Prestasi Nasional

Selasa, 24 Februari 2026 - 09:14 WIB

Indah Amperawati Pimpin HLM TPID, Pemkab Lumajang Perkuat Kendali Inflasi Jelang Ramadan 2026

Selasa, 24 Februari 2026 - 09:07 WIB

Ipuk Fiestiandani Luncurkan “Lapor Camat”, Aduan Warga Wajib Direspons Maksimal 4 Jam

Berita Terbaru

Pj Sekda Sumenep bersama jajaran Dinsos P3A dan peserta saat kegiatan Penguatan Tim Gugus Tugas KLA di Graha Arya Wiraraja, Selasa (24/2/2026).

Pemerintahan

Dinsos P3A Sumenep Perkuat Gugus Tugas untuk Capai KLA 2026

Selasa, 24 Feb 2026 - 21:37 WIB