Pawai Lampion Semarakkan Malam Banyuwangi, Budaya Blambangan Jadi Sorotan

Jumat, 14 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUWANGI, detikkota.com – Ribuan peserta memeriahkan Pawai Lampion di pusat kota Banyuwangi dengan menampilkan beragam kekayaan budaya lokal. Ratusan lampion dengan berbagai bentuk dan warna menghiasi malam Banyuwangi dalam rangka memperingati Hari Pramuka ke-65 sekaligus menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-81.

Pawai yang digelar Kamis (13/8/2026) tersebut diikuti peserta dari gugus Pramuka tingkat SD hingga SMA se-Banyuwangi. Kegiatan itu juga dirangkaikan dengan peringatan Hari Indonesia Menabung yang digelar melalui kolaborasi bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jember.

Berbagai ikon budaya Banyuwangi ditampilkan dalam parade. Di antaranya wayang, Barong Osing, tari Gandrung, Angklung Caruk, hingga beragam tari tradisional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejumlah tradisi masyarakat Banyuwangi juga turut menghiasi barisan peserta, seperti Petik Laut, Kebo-keboan, dan Puter Kayun. Pertunjukan seni yang digelar di sejumlah titik sepanjang rute semakin menambah semarak pawai yang disaksikan ribuan warga.

Salah seorang warga, Rini, mengaku terkesan dengan pelaksanaan pawai tahun ini. Menurutnya, konsep yang dihadirkan lebih kreatif dan mampu memperlihatkan kekayaan budaya Banyuwangi.

“Perayaannya sangat meriah dan jauh lebih kreatif dari tahun-tahun sebelumnya. Kekayaan budaya Banyuwangi benar-benar terlihat di festival ini,” katanya.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan pelaksanaan Pawai Lampion tahun ini memiliki konsep yang berbeda karena menggabungkan promosi budaya daerah dengan edukasi literasi keuangan.

Menurut Ipuk, kolaborasi tersebut menjadi kesempatan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat, khususnya pelajar, mengenai pentingnya membangun kebiasaan menabung melalui program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR).

“Terima kasih OJK Jember yang sudah berkolaborasi. Mudah-mudahan semakin banyak anak-anak kita yang meningkat literasinya terkait keuangan,” ujar Ipuk.

Ia berharap kebiasaan menabung dapat membentuk generasi yang lebih bertanggung jawab dalam mengelola keuangan. Selain itu, masyarakat juga diingatkan agar berhati-hati terhadap berbagai bentuk pinjaman maupun investasi ilegal yang berkembang seiring pesatnya layanan keuangan digital.

“Malam ini lampion telah menerangi Banyuwangi. Saya berharap ketika lampion padam, cahayanya tetap tinggal dalam diri kita, menjadi cahaya literasi keuangan dan kebiasaan menabung,” tuturnya.

Kepala OJK Jember Aris Budiman mengapresiasi antusiasme para pelajar dalam mengikuti Pawai Lampion. OJK Jember memilih Banyuwangi sebagai lokasi puncak peringatan Hari Indonesia Menabung untuk wilayah Sekarkijang.

Menurut Aris, Banyuwangi dinilai memiliki peran penting dalam percepatan akses keuangan daerah. Berbagai inovasi terus dikembangkan untuk meningkatkan pemahaman dan akses masyarakat terhadap layanan keuangan.

Program Satu Rekening Satu Pelajar juga terus diperkuat melalui kolaborasi berbagai pihak. Kebiasaan menabung diharapkan dapat membentuk karakter anak agar lebih sabar, disiplin, dan bertanggung jawab dalam mengelola keuangan.

“Lampion merupakan simbol cahaya dan harapan masa depan kita semua. Demikian pula halnya dengan kebiasaan menabung,” kata Aris.

Penulis : Bi

Editor : M

Berita Terkait

82 Personel Polresta Sumenep Disiagakan Amankan Tongtong Se-Madura, Kemacetan Jadi Perhatian
Kebakaran Kawah Ijen Meluas, Bupati Banyuwangi Usulkan Helikopter Water Bombing
Polemik Perubahan Desil Mencuat, Pemuda Muhammadiyah Sumenep Siap Kawal Data Warga Miskin
Gangguan Mati Listrik Berjam-jam, Ronald Soroti Lambannya Penanganan PLN UP3 Purwakarta
Gema Sholawat di Stadion A. Yani: Ribuan Warga Sumenep Larut dalam Ketakziman Madura Bersholawat 2026
Peziarah Keluhkan Anjal dan Pengemis di Ampel, Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan
Musim Kemarau, Pemkab Sumenep Larang Warga Buka Lahan dengan Cara Dibakar
Kapolresta Sumenep Sambung Roso dengan Forkopimcam dan 11 Kades di Rubaru

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 17:02 WIB

82 Personel Polresta Sumenep Disiagakan Amankan Tongtong Se-Madura, Kemacetan Jadi Perhatian

Sabtu, 5 September 2026 - 16:33 WIB

Kebakaran Kawah Ijen Meluas, Bupati Banyuwangi Usulkan Helikopter Water Bombing

Jumat, 4 September 2026 - 05:16 WIB

Polemik Perubahan Desil Mencuat, Pemuda Muhammadiyah Sumenep Siap Kawal Data Warga Miskin

Jumat, 4 September 2026 - 04:54 WIB

Gangguan Mati Listrik Berjam-jam, Ronald Soroti Lambannya Penanganan PLN UP3 Purwakarta

Kamis, 3 September 2026 - 22:31 WIB

Gema Sholawat di Stadion A. Yani: Ribuan Warga Sumenep Larut dalam Ketakziman Madura Bersholawat 2026

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Subianto menerima Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Chief Executive Officer (CEO) Danantara Rosan Roeslani, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, serta jajaran Danantara di kediamannya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, Jumat, 4 September 2026. Foto: BPMI Setpres/Istimewa

Pemerintahan

Prabowo Dorong Percepatan Hilirisasi dan Penataan BUMN

Sabtu, 5 Sep 2026 - 16:47 WIB