PCNU Sumenep Dukung Pengembangan Otak-otak Bandeng Tapakerbau sebagai Produk Unggulan Lokal

Sabtu, 15 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PCNU Sumenep saat melaksanakan refleksi kepengurusan di PAR Masjid Zainal Abidin, Tapakerbau.

PCNU Sumenep saat melaksanakan refleksi kepengurusan di PAR Masjid Zainal Abidin, Tapakerbau.

SUMENEP, detikkota.com – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sumenep menggelar refleksi kepengurusan Tanfidziah di Pengurus Anak Ranting (PAR) Masjid Zainal Abidin, Kampung Tapakerbau, Desa Gersik Putih, Kecamatan Gapura. Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda akhir masa khidmat PCNU periode 2020–2025 serta bentuk komitmen organisasi untuk hadir hingga tingkat kampung.

Dalam kegiatan tersebut, Ketua PCNU Sumenep KH. A. Pandji Taufik menyampaikan bahwa PCNU tidak hanya fokus pada bidang keagamaan, tetapi juga memiliki perhatian pada aspek sosial dan ekonomi masyarakat. Salah satunya melalui dukungan terhadap pengembangan Kampung Tapakerbau sebagai sentra otak-otak bandeng, kuliner khas yang kini mulai dikenal sebagai produk unggulan wilayah utara Sumenep.

KH. A. Pandji Taufik menyebut otak-otak bandeng Tapakerbau memiliki potensi menjadi ikon kuliner daerah karena cita rasa khas serta kontribusinya terhadap ketahanan pangan lokal. Ia menambahkan bahwa pemanfaatan bandeng sebagai bahan baku mampu meningkatkan nilai ekonomis hasil perikanan dan mendorong kesejahteraan masyarakat pesisir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, pengelolaan yang baik dapat memperkuat UMKM dan meningkatkan pendapatan keluarga. PCNU, kata dia, akan memberikan dukungan melalui pendampingan dan jejaring organisasi.

“Jika dikelola dengan baik, otak-otak bandeng dapat meningkatkan pendapatan keluarga, memperkuat UMKM, dan pada akhirnya membantu kesejahteraan masyarakat. PCNU akan mendukung upaya ini melalui pendampingan dan jejaring yang kami miliki,” katanya.

Dukungan PCNU tersebut mendapat apresiasi dari warga Tapakerbau dan Ketua RT yang juga Pembina UMKM otak-otak bandeng, Ahmad Siddiq. Ia menyatakan bahwa perhatian PCNU memberikan motivasi baru bagi warga untuk meningkatkan kualitas produksi dan memperluas pasar.

Saat ini, usaha otak-otak bandeng melibatkan sejumlah keluarga dan menjadi salah satu penopang ekonomi rumah tangga. Ahmad Siddiq berharap sinergi dengan PCNU dapat membuka peluang pelatihan, sertifikasi produk, dan akses pemasaran yang lebih luas.

Melalui kerja sama antara PCNU Sumenep dan masyarakat, Kampung Tapakerbau diharapkan berkembang sebagai destinasi kuliner unggulan dan sentra UMKM berbasis perikanan yang berdampak langsung pada kesejahteraan warga. Produk otak-otak bandeng disebut tidak hanya sebagai kuliner khas, tetapi juga simbol kemandirian ekonomi lokal.

Penulis : Red

Editor : Red

Berita Terkait

Bupati Purwakarta Tegur Keras Disperkim, Papan Kegiatan Proyek Dipasang di Pagar Jadi Sorotan
Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan
Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada
Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen
Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap
ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA
GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten
Wali Kota Eri Datangi Penyalur ART di Gunung Anyar, Pekerja Terjerat Denda Rp3,5 Juta Dipulangkan

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Bupati Purwakarta Tegur Keras Disperkim, Papan Kegiatan Proyek Dipasang di Pagar Jadi Sorotan

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen

Minggu, 4 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap

Berita Terbaru