PCNU Sumenep Gandeng Alumni Pesantren Rancang Perayaan HSN 2023

Minggu, 10 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua PCNU Sumenep, KH. A. Pandji Taufiq (tengah) saat rapat di Kantor PCNU setempat.

Ketua PCNU Sumenep, KH. A. Pandji Taufiq (tengah) saat rapat di Kantor PCNU setempat.

SUMENEP, detikkota.com – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur menggelar rapat bersama seluruh ketua alumni pesantren di wilayahnya untuk merancang strategi dan solusi atas ketimpangan sosial yang terjadi di tengah-tengah masyarakat.

Selain itu, rapat juga dimaksudkan untuk mempersiapkan perayaan Hari Santri Nasional (HSN) 2023 yang diperingati setiap tanggal 22 Oktober.

Ketua PCNU Kabupaten Sumenep, KH A Pandji Taufiq menyatakan, Hari Santri Nasional merupakan kesyukuran para kaum santri. Oleh karenanya, kurang sopan jika tidak melibatkan wadah alumni dalam merancang beragam kegiatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, di era reformasi peran sosial santri semakin merambah ke berbagai segmen kehidupan sosial yang lebih luas. Salah satunya, banyak santri berprofesi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

“Di masa penjajahan, kiai mengharamkan santrinya jadi pegawai pemerintah. Kini, santri telah mengisi di semua sektor, baik di eksekutif, legislatif dan yudikatif,” bebernya, Minggu (10/9/2023).

Berbagai kegiatan HSN tahun ini akan lebih difokuskan pada problem narkoba dan korupsi.

“Kami sengaja mengundang ketua alumni untuk mendudukkan problem dalam diskursus keilmuan sehingga melahirkan program yang nantinya dapat menekan maraknya masalah-masalah tersebut,” tuturnya.

Pihaknya tidak ingin gebyar HSN 2023 hanya mewah di tingkat kabupaten saja, melainkan juga gebyar hingga ke pesantren-pesantren, masjid, mushala, dan perkumpulan keagamaan yang ada di setiap dusun.

​​​​​​​”Kami menginginkan peran kesantrian betul-betul menjadi ruh yang mampu mewarnai kehidupan masyarakat agar dilimpahi keberkahan,” pungkas Kiai Pandji.

Berita Terkait

Ribuan PPPK Paruh Waktu di Lumajang Tidak Terima THR 2026, Pemkab Beri Penjelasan
Wali Kota Probolinggo Sambut Kunjungan Danrem 083/BDJ di Makodim 0820
Pemkot Probolinggo Buka Ramadan Fest dan Pasar Murah 2026 di GOR Ahmad Yani
Jalan Cilulumpang–Parang Gombong Bergeser, DPUTR Purwakarta Tunggu Komitmen PJT II
Pemkab Bangkalan Gandeng Balai Besar Perbenihan Surabaya, Kembangkan Tebu dan Kelapa untuk Swasembada Gula
Pemkab Lumajang Buka Program Mudik Gratis 2026, Prioritaskan Keselamatan Pemudik
Dedi Juhari Sampaikan Perkembangan Tiga Raperda Inisiatif DPRD Purwakarta
Pemkab Sumenep Kurangi Jam Kerja ASN Selama Ramadan 1447 H

Berita Terkait

Senin, 23 Februari 2026 - 10:42 WIB

Ribuan PPPK Paruh Waktu di Lumajang Tidak Terima THR 2026, Pemkab Beri Penjelasan

Minggu, 22 Februari 2026 - 16:57 WIB

Wali Kota Probolinggo Sambut Kunjungan Danrem 083/BDJ di Makodim 0820

Sabtu, 21 Februari 2026 - 21:19 WIB

Pemkot Probolinggo Buka Ramadan Fest dan Pasar Murah 2026 di GOR Ahmad Yani

Sabtu, 21 Februari 2026 - 17:47 WIB

Jalan Cilulumpang–Parang Gombong Bergeser, DPUTR Purwakarta Tunggu Komitmen PJT II

Sabtu, 21 Februari 2026 - 07:39 WIB

Pemkab Bangkalan Gandeng Balai Besar Perbenihan Surabaya, Kembangkan Tebu dan Kelapa untuk Swasembada Gula

Berita Terbaru