PCNU Sumenep Luncurkan Gerakan Koin Konfercab 2025 untuk Wujudkan Kemandirian Pendanaan

Minggu, 10 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep resmi meluncurkan Gerakan Koin Konferensi Cabang (Konfercab) 2025 pada Minggu (10/8/2025). Peluncuran dilakukan di sela pertemuan rutin bulanan Bahtsul Masail dan Konsolidasi NU Sumenep di Masjid Jamik Al-Ikhlas, MWCNU Dungkek, dipimpin Rais PCNU Sumenep KH Hafidhi Sarbini, Rais MWCNU Dungkek KH Roji Fawaid Baidhawi, dan jajaran pengurus PCNU Sumenep.

Ketua PCNU Sumenep, KH A Pandji Taufiq, menyebut gerakan ini bertujuan sebagai syiar NU hingga ke tingkat akar rumput, sekaligus mengurangi ketergantungan pada pihak luar dalam pendanaan Konfercab yang dijadwalkan akhir tahun ini.

“Gerakan Koin Konfercab bukan sekadar penggalangan dana, tapi simbol keterlibatan jamaah dan jama’iyah NU. Ini semangat kemandirian dan gotong royong yang menjadi ciri NU,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Koordinator gerakan, A Quraysi Makki, mengatakan program ini mengusung jargon Konsolidasi Gerakan dan Semangat Satu Barisan untuk memperkuat loyalitas dan sinergi antarstruktur NU, lembaga, badan otonom, serta warga NU di semua tingkatan.

Penggalangan koin akan dilaksanakan 15 Agustus–30 Oktober 2025, diawali sosialisasi di tingkat MWCNU. Penarikan koin akan dilakukan secara bertahap per zona mulai 1 November hingga pertengahan Desember 2025.

Zona I meliputi Talango, Kalianget, Kota, Batuan, dan Manding; Zona II Saronggi, Bluto, Gili Genting, Gili Raja; Zona III Pragaan, Guluk-Guluk, Ganding; Zona IV Pasongsongan, Ambunten, Dasuk, Rubaru; Zona V Dungkek, Batang-Batang, Gapura, Batu Putih; serta Zona VI Ra’as, Nong Gunong, dan Gayam.

Strategi penggalangan melibatkan kreativitas MWCNU, lembaga, banom, komisariat, pondok pesantren, lembaga pendidikan, alumni PD-PKPNU dan PMKNU, dengan kontribusi minimal Rp50.000 per orang. Gerakan ini juga diperkuat melalui kampanye di media sosial dengan prinsip amanah dan transparansi.

Gerakan Koin Konfercab melibatkan sejumlah lembaga dan badan otonom NU, di antaranya NU Care-LAZISNU Sumenep, GP Ansor, LDNU, Pergunu, serta IPNU-IPPNU Sumenep.

Berita Terkait

Pemkab Banyuwangi Peringati Hari Jadi Jawa Timur, Pertumbuhan Ekonomi Capai 5,65 Persen
Bupati Purwakarta Tegur Keras Disperkim, Papan Kegiatan Proyek Dipasang di Pagar Jadi Sorotan
Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan
Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada
Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen
Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap
ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA
GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Pemkab Banyuwangi Peringati Hari Jadi Jawa Timur, Pertumbuhan Ekonomi Capai 5,65 Persen

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Bupati Purwakarta Tegur Keras Disperkim, Papan Kegiatan Proyek Dipasang di Pagar Jadi Sorotan

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen

Berita Terbaru