Pedas! Kades Jabong Ngamuk dan Berikan Kritik Terbuka Terhadap Bupati Subang yang Dinilai Abaikan Undangan Hajat Lembur

Kamis, 30 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUBANG, detikkota.com – Suasana acara Ruwat Jagat di Desa Jabong, Kecamatan Pagaden, Kabupaten Subang, Jawa Barat mendadak tegang setelah aksi berani Kepala Desa Jabong, Aminta dengan lantang meluapkan kekecewaannya di hadapan warga.

Aksi tersebut merupakan bentuk ungkapan kekecewaan yang ditujukan kepada Bupati Subang beserta jajaran yang sudah diundang namun tidak memenuhi undangan pada gelaran acara tersebut.

Menurut informasi, panitia dan warga telah mempersiapkan acara dengan matang untuk menyambut kedatangan para pejabat Subang. Namun hingga acara dimulai, tak satu pun pejabat hadir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pada hari ini kita tunggu, tapi tidak ada. Padahal kita sudah menyiapkan — nu euweuh ditangan, nu aya dibeakeun. Keur naon? Keur ngameriahken acara ieu. Hayang katete, hayang katincak ku pejabat, ku pimpinan Subang, tempo-tempo teu aya. Tolong media viralkan saya,” ucap Kepala Desa Jabong dalam sambutannya dengan nada kecewa.

Video sambutan tersebut kemudian viral di berbagai grup pesan WhatsApp masyarakat bahkan hingga ke berbagai media sosial.

Tak sedikit warganet menyoroti kekecewaan sang kades yang merasa tidak dihargai setelah segala persiapan dilakukan demi menyambut tamu penting dari pemerintah kabupaten.

Acara Ruwat Jagat sendiri merupakan kegiatan adat yang digelar setiap tahun sebagai bentuk syukur dan doa untuk keselamatan alam dan masyarakat Desa Jabong.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Pemerintah Kabupaten Subang terkait ketidakhadiran Bupati maupun pejabat lain dalam acara tersebut.

Penulis : DR

Editor : DR

Berita Terkait

Bupati Purwakarta Tegur Keras Disperkim, Papan Kegiatan Proyek Dipasang di Pagar Jadi Sorotan
Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan
Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada
Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen
Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap
ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA
GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten
Wali Kota Eri Datangi Penyalur ART di Gunung Anyar, Pekerja Terjerat Denda Rp3,5 Juta Dipulangkan

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Bupati Purwakarta Tegur Keras Disperkim, Papan Kegiatan Proyek Dipasang di Pagar Jadi Sorotan

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen

Minggu, 4 Oktober 2026 - 22:57 WIB

Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap

Berita Terbaru