Pejabat Struktural Lapas Jember Berikan Pemahaman Kepada WBP Menjelang Skrining TBC

Selasa, 8 Maret 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEMBER, detikota.com – Kasi Binadik, Hendri Astronino bersama Kasi Kamtib Lapas Jember berkeliling ke setiap hunian warga binaan untuk mensosialisasikan tentang kegiatan kesehatan massal yang akan diadakan 2 hari mendatang.

Mereka memberitahukan kepada setiap warga binaan untuk bersiap diri dan tidak menghindar dalam kegiatan kesehatan massal tersebut.

“Tanggal 9 hingga 18 mendatang akan diadakan skrining TBC untuk semua warga binaan tanpa terkecuali,” ucap Hendri pada Senin (7/3/2022) di hadapan para warga binaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jangan sampai ada yang terlewatkan karena kita targetkan harus ada 100 orang yang diperiksa dalam sehari,” lanjutnya.

Sementara itu, Sumiaji Kasi Kamtib Lapas Jember yang ikut mensosialisasikan skrining TBC menyebutkan beberapa alasan kegiatan tersebut dilakukan.

“Ini untuk kebaikan kalian semua. Kami tidak ingin barang-barang yang ada disekitar kalian menjadi perantara menularnya TBC,” ujarnya.

Dirinya juga mejelaskan bagaimana skrining tersebut bisa mencegah penularan TBC di Lapas Jember, Kanwil Kemenkumham Jawa Timur.

“Nanti setelah di skrining akan ketahuan siapa yang positif TBC, siapa yang tidak. Yang menderita TBC akan kami pisahkan dalam kamar yang berbeda sehingga kasus penularan TBC kepada warga binaan lainnya akan terhenti,” jelas Sumiaji.

“Kami tidak ingin kelak kalian bebas membawa penyakit untuk keluarga kalian di rumah,” pungkas Kasi Kamtib Lapas Jember (tim).

Berita Terkait

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:12 WIB

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Rabu, 7 Januari 2026 - 13:07 WIB

Pemerintah Bentuk Satgas Percepatan Pemulihan Pascabencana Aceh, Sumut, dan Sumbar

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Berita Terbaru