Pemerintah Genjot Program Ekonomi untuk Serap Jutaan Tenaga Kerja

Senin, 15 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan keterangannya kepada awak media, di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Senin, 15 September 2025. Foto: BPMI Setpres

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan keterangannya kepada awak media, di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Senin, 15 September 2025. Foto: BPMI Setpres

JAKARTA, detikkota.com – Pemerintah menegaskan komitmen memperluas lapangan kerja melalui sejumlah program strategis dalam paket ekonomi penyerapan tenaga kerja. Hal ini dibahas dalam rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (15/9/2025).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan, Presiden memberi perhatian pada program koperasi desa merah putih yang ditargetkan mampu menyerap hingga satu juta pekerja pada akhir tahun. Saat ini, program tersebut telah melibatkan 80 ribu karyawan dengan proyeksi penyerapan 681 ribu tenaga kerja.

Selain itu, pemerintah juga mengembangkan program kampung nelayan merah putih dengan target pembangunan 100 desa nelayan pada 2025. Program ini diperkirakan menyerap 8.645 tenaga kerja, dan dalam jangka panjang hingga 200 ribu pekerja melalui pembangunan 4.000 kampung nelayan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di sektor maritim, revitalisasi tambak di kawasan Pantura seluas 200 hektare diproyeksikan membuka 168 ribu lapangan kerja. Pemerintah juga menyiapkan modernisasi armada nelayan dengan 1.000 kapal baru yang ditargetkan menyerap 200 ribu tenaga kerja. Armada tersebut mencakup kapal berkapasitas 30 GT hingga 2.000 GT untuk mendukung koperasi maupun BUMN sektor kelautan.

Selain sektor kelautan, pemerintah mendorong program perkebunan rakyat melalui penanaman kembali 870 ribu hektare lahan dengan komoditas utama seperti tebu, kakao, kelapa, kopi, mete, dan pala. Program ini diharapkan mampu menciptakan lebih dari 1,6 juta lapangan kerja baru.

Penulis : Set

Editor : Set

Berita Terkait

Banyuwangi Kembali Jadi Pilot Project Nasional Pengentasan Kemiskinan
Operasi Gabungan Gagalkan Penyelundupan 2,6 Ton Sabu Cair dan 1,57 Juta Rokok Ilegal di Kepri
Retreat GP Ansor Lenteng, Satukan Perspektif dan Perkuat Solidaritas
Banyuwangi Sambut Tim Asesor UNESCO untuk Revalidasi Geopark Ijen
Menpar Widiyanti Apresiasi Bandara Banyuwangi sebagai Pelopor Green Airport dan Pariwisata Berkelanjutan
Ketua MIO Indonesia DKI Jakarta Jalani Pemeriksaan di Polda Metro Jaya Terkait Laporan terhadap Hotman Paris
Hotman Paris Mundur dari Tim Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Fokus Jalani Pengobatan
Ratusan Jurnalis MIO Dijadwalkan Datangi Polda Metro Jaya, Beri Dukungan kepada Ketum yang Jalani Pemeriksaan

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 16:44 WIB

Banyuwangi Kembali Jadi Pilot Project Nasional Pengentasan Kemiskinan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 02:59 WIB

Operasi Gabungan Gagalkan Penyelundupan 2,6 Ton Sabu Cair dan 1,57 Juta Rokok Ilegal di Kepri

Minggu, 9 Agustus 2026 - 16:47 WIB

Retreat GP Ansor Lenteng, Satukan Perspektif dan Perkuat Solidaritas

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:54 WIB

Banyuwangi Sambut Tim Asesor UNESCO untuk Revalidasi Geopark Ijen

Minggu, 26 Juli 2026 - 12:29 WIB

Menpar Widiyanti Apresiasi Bandara Banyuwangi sebagai Pelopor Green Airport dan Pariwisata Berkelanjutan

Berita Terbaru