Pemerintah Kabupaten Sumenep Serahkan SK PPPK Paruh Waktu Formasi 2025

Senin, 1 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menyerahkan SK PPPK Paruh Waktu Formasi 2025 kepada perwakilan tenaga honorer pada acara yang digelar di Stadion GOR A. Yani Pangligur, Senin (01/12/2025).

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menyerahkan SK PPPK Paruh Waktu Formasi 2025 kepada perwakilan tenaga honorer pada acara yang digelar di Stadion GOR A. Yani Pangligur, Senin (01/12/2025).

SUMENEP, detikkota.com — Pemerintah Kabupaten Sumenep resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu kepada ribuan tenaga honorer formasi 2025. SK tersebut diberikan kepada tenaga guru, tenaga teknis, dan tenaga kesehatan yang selama ini bertugas di berbagai unit kerja pemerintah daerah.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menyatakan bahwa pengangkatan honorer menjadi PPPK paruh waktu bukan sekadar perubahan status, tetapi bentuk kepercayaan pemerintah daerah terhadap profesionalisme dan pengabdian mereka. Ia menegaskan bahwa para PPPK diminta tidak bekerja sekadar memenuhi absensi, melainkan menunjukkan integritas, disiplin, dan loyalitas.

“SK ini merupakan komitmen pemerintah daerah memberikan kejelasan status bagi tenaga honorer. Namun, status baru ini harus dibarengi peningkatan tanggung jawab dan kinerja,” ujarnya saat penyerahan SK di Stadion GOR A. Yani Pangligur, Senin (01/12/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati juga meminta para PPPK tetap meningkatkan kemampuan dan kualitas kerja sesuai tuntutan tugas di masing-masing perangkat daerah. Menurutnya, meski berstatus paruh waktu, kontribusi mereka tetap penting bagi kelancaran pelayanan publik.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Sumenep Arif Frimanto menjelaskan bahwa SK PPPK paruh waktu merupakan bagian dari kebijakan penataan tenaga non-ASN oleh pemerintah pusat. Proses pengangkatan melalui tahapan pendataan, verifikasi, dan penyesuaian kebutuhan organisasi perangkat daerah.

Ia menambahkan, evaluasi masa kerja PPPK dilakukan secara berkala berdasarkan kinerja, kedisiplinan, dan kebutuhan instansi. Karena itu, ia mengingatkan para pegawai agar bekerja sesuai aturan agar tidak merugikan diri sendiri.

Sebanyak 5.224 orang ditetapkan sebagai PPPK paruh waktu, terdiri dari 1.086 tenaga guru, 3.076 tenaga teknis, dan 1.062 tenaga kesehatan. Pembayaran gaji PPPK paruh waktu akan mulai diberlakukan pada 1 Januari 2026 melalui APBD Kabupaten Sumenep tahun anggaran 2026.

Dari total penerima, 4.929 orang hadir langsung dalam kegiatan penyerahan SK, sementara 295 lainnya mengikuti secara daring karena prioritas pelayanan, terutama tenaga kesehatan di kepulauan.

Penulis : Red

Editor : Red

Berita Terkait

KKKS Kabupaten Probolinggo Salurkan Bantuan Usaha Produktif untuk Keluarga ODGJ
Pejabat Pemkab Banyuwangi Jalani Tes Urine, Tegaskan Komitmen Zero Tolerance Narkoba
Rutan Kraksaan dan Dinkes Probolinggo Perkuat Layanan Kesehatan Warga Binaan
58 ASN Pemkot Surabaya Dijatuhi Sanksi Disiplin hingga September 2026
Diskominfo Sumenep Perkuat Keamanan Digital dalam Program Sekolah Aman dan Nyaman
Berencana Itu Keren! DPPKB Purwakarta Dorong Partisipasi Aktif Masyarakat Lewat Program SILIKON Bangga Kencana
Wabup Bangkalan Dorong Inovasi Perpustakaan untuk Dongkrak Minat Baca
Prabowo Dorong Percepatan Hilirisasi dan Penataan BUMN

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:32 WIB

KKKS Kabupaten Probolinggo Salurkan Bantuan Usaha Produktif untuk Keluarga ODGJ

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:19 WIB

Pejabat Pemkab Banyuwangi Jalani Tes Urine, Tegaskan Komitmen Zero Tolerance Narkoba

Rabu, 30 September 2026 - 12:58 WIB

Rutan Kraksaan dan Dinkes Probolinggo Perkuat Layanan Kesehatan Warga Binaan

Rabu, 30 September 2026 - 12:43 WIB

58 ASN Pemkot Surabaya Dijatuhi Sanksi Disiplin hingga September 2026

Rabu, 30 September 2026 - 12:39 WIB

Diskominfo Sumenep Perkuat Keamanan Digital dalam Program Sekolah Aman dan Nyaman

Berita Terbaru