Pemkab Bangkalan Salurkan 22 Tenda untuk PKL DAS Tunjung

Senin, 30 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Bangkalan Lukman Hakim menyerahkan bantuan tenda secara simbolis kepada pedagang kaki lima di Pendopo Agung Bangkalan, Senin (30/3/2026).

Bupati Bangkalan Lukman Hakim menyerahkan bantuan tenda secara simbolis kepada pedagang kaki lima di Pendopo Agung Bangkalan, Senin (30/3/2026).

BANGKALAN, detikkota.com – Pemerintah Kabupaten Bangkalan mulai merealisasikan penataan dan pemberdayaan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Tunjung, Kecamatan Burneh.

Langkah tersebut ditandai dengan penyaluran bantuan 22 unit tenda kepada para PKL yang berjualan di kawasan tersebut, Senin (30/3/2026). Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Bupati Bangkalan Lukman Hakim di Pendopo Agung Bangkalan.

Program ini merupakan hasil kolaborasi melalui Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank Jatim, BPR Jatim, serta PT Sumber Daya Perseroda Bangkalan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Lukman Hakim menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam mendukung pengembangan usaha mikro, khususnya bagi PKL di DAS Tunjung.

“Bantuan ini diharapkan dapat menunjang aktivitas usaha pedagang sekaligus meningkatkan kerapian, kebersihan, dan estetika kawasan,” ujarnya.

Penyaluran bantuan dilakukan melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan Kabupaten Bangkalan dengan sasaran utama pedagang yang selama ini beraktivitas di sepanjang DAS Tunjung.

Menurutnya, program penataan dan pemberdayaan PKL tersebut akan dijadikan percontohan agar pelaku usaha kecil dapat berkembang dan naik kelas.

Selain itu, pemerintah daerah juga tengah menyiapkan dukungan permodalan melalui skema pinjaman berbunga nol persen bekerja sama dengan pihak perbankan.

Bupati juga mengingatkan para pedagang untuk menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan selama berjualan, termasuk dalam pengelolaan sampah dan penataan lapak.

Dengan langkah ini, kawasan DAS Tunjung diharapkan tidak hanya menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat, tetapi juga contoh penataan PKL yang tertib, bersih, dan berdaya saing.

Penulis : EDW

Editor : M/Red

Berita Terkait

Indeks Reformasi Birokrasi Sumenep Naik, Pemkab Raih Predikat A-
Semangat Hardiknas dan Harkitnas 2026, Wabup Sumenep Tekankan SDM Unggul dan Kemandirian Desa
Presiden Prabowo Optimistis Koperasi Merah Putih Dorong Ekonomi Desa
Pemkab Sumenep Perketat Pengawasan Program BSPS 2026
Sekda Sumenep Minta KORPRI Adaptif dan Inovatif Hadapi Tantangan Birokrasi Digital
Wabup Sumenep Tekankan Muskab KORPRI Jadi Momentum Perkuat Profesionalisme ASN
Disnaker Kabupaten Probolinggo Gelar Pelatihan Pengolahan Hasil Pertanian untuk Generasi Muda
Pemkab Sumenep Gelar JJS Hardiknas 2026, Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:33 WIB

Indeks Reformasi Birokrasi Sumenep Naik, Pemkab Raih Predikat A-

Rabu, 20 Mei 2026 - 16:04 WIB

Semangat Hardiknas dan Harkitnas 2026, Wabup Sumenep Tekankan SDM Unggul dan Kemandirian Desa

Sabtu, 16 Mei 2026 - 15:18 WIB

Presiden Prabowo Optimistis Koperasi Merah Putih Dorong Ekonomi Desa

Sabtu, 16 Mei 2026 - 15:17 WIB

Pemkab Sumenep Perketat Pengawasan Program BSPS 2026

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:32 WIB

Sekda Sumenep Minta KORPRI Adaptif dan Inovatif Hadapi Tantangan Birokrasi Digital

Berita Terbaru

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo.

Pemerintahan

Indeks Reformasi Birokrasi Sumenep Naik, Pemkab Raih Predikat A-

Jumat, 22 Mei 2026 - 14:33 WIB