Pemkab Lumajang Siapkan Rp1,2 Miliar untuk Pelatihan Tenaga Kerja

Selasa, 23 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LUMAJANG, detikkota.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang menyiapkan anggaran Rp1,2 miliar untuk program peningkatan keterampilan tenaga kerja tahun 2025. Dana tersebut dialokasikan untuk empat bidang pelatihan strategis, yakni otomotif, pengelasan, kelistrikan, dan desain.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Lumajang, Subechan, mengatakan program ini dirancang tidak hanya sebatas pelatihan formal, tetapi menjadi investasi nyata dalam membuka peluang kerja baru, meningkatkan daya saing, serta mengurangi ketergantungan masyarakat pada sektor tembakau.

“Ini adalah langkah konkret menyiapkan masyarakat agar mampu beradaptasi dengan sektor ekonomi lain yang lebih berkelanjutan,” ujarnya, Selasa (23/9/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelatihan mencakup keterampilan teknis sekaligus kapasitas kewirausahaan. Peserta tidak hanya dibekali keahlian teknis, tetapi juga strategi memulai usaha. Mereka juga akan menerima sertifikasi resmi sebagai modal dalam memasuki dunia kerja maupun merintis usaha mandiri.

Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menegaskan peningkatan keterampilan tenaga kerja menjadi prioritas pembangunan manusia. “Transformasi ekonomi tidak bisa hanya mengandalkan satu sektor. Keterampilan yang relevan dan adaptif adalah modal utama untuk menghadapi pasar kerja yang terus berubah,” katanya.

Pelaksanaan program melibatkan kolaborasi Disnaker dengan asosiasi profesi, lembaga pendidikan vokasi, dan industri lokal agar materi pelatihan sesuai kebutuhan pasar. Keberhasilan program ini akan diukur dari kemampuan peserta memperoleh pekerjaan atau menciptakan usaha baru.

Dengan strategi tersebut, Pemkab Lumajang menargetkan lahirnya tenaga kerja yang adaptif, kompetitif, dan mandiri, sekaligus mendorong transformasi ekonomi daerah yang lebih beragam dan berkelanjutan.

Penulis : An

Editor : Red

Berita Terkait

Layanan Adminduk Online Tekan Antrean Pemohon di MPP Siola Surabaya
SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87
Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas
Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani
Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI
Kapasitas Fiskal Rendah Jadi Tantangan Utama Penyusunan RKPD Lumajang 2027
Pimpin Apel Perdana 2026, Wali Kota Probolinggo Tekankan Penguatan Kinerja ASN
Tantangan 2026, Wabup Sumenep Tekankan Budaya Kerja Modern ASN

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:07 WIB

Layanan Adminduk Online Tekan Antrean Pemohon di MPP Siola Surabaya

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:06 WIB

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:21 WIB

Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:34 WIB

Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:24 WIB

Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pemerintahan

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Jumat, 9 Jan 2026 - 14:06 WIB