Pemkab Probolinggo Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Bencana Hidrometeorologi Awal 2026

Selasa, 20 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat koordinasi penanggulangan bencana bersama jajaran Pemkab Probolinggo di Pendopo Kabupaten Probolinggo.

Rapat koordinasi penanggulangan bencana bersama jajaran Pemkab Probolinggo di Pendopo Kabupaten Probolinggo.

PROBOLINGGO, detikkota.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi pada awal tahun 2026. Penguatan kesiapsiagaan tersebut ditegaskan melalui rapat koordinasi (rakor) penanggulangan bencana yang dipimpin langsung oleh Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris bersama Wakil Bupati Fahmi AHZ, Senin (19/1/2026), di Pendopo Kabupaten Probolinggo.

Rakor digelar sebagai tindak lanjut peringatan dini cuaca ekstrem dari BMKG Juanda yang menyebutkan potensi hujan sedang hingga lebat disertai banjir, tanah longsor, angin kencang, hingga puting beliung di sejumlah wilayah Jawa Timur, termasuk Kabupaten Probolinggo, pada periode Januari hingga Maret 2026.

Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris menegaskan bahwa penanganan bencana harus dilakukan secara antisipatif dan tidak bersifat reaktif. Pemerintah daerah, menurutnya, perlu membangun kesiapan sejak dini guna meminimalkan risiko dan dampak bencana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita tidak boleh menunggu bencana datang baru bergerak. Pemerintah harus hadir lebih awal, lebih cepat, dan lebih sigap agar masyarakat merasa terlindungi,” ujar Haris.

Ia menekankan pentingnya sinergi lintas sektor serta penguatan peran kecamatan dan desa sebagai ujung tombak penanganan bencana. Dalam kesempatan tersebut, Bupati kembali menegaskan penerapan konsep BPBD GERCEP SAE (Gerak Cepat, Terpadu, Berbasis Kecamatan dan Desa) sebagai pola kerja penanggulangan bencana di Kabupaten Probolinggo.

“BPBD berperan sebagai komando teknis, kecamatan menjadi garda terdepan di lapangan, sementara Desa Tangguh Bencana diharapkan mampu berfungsi sebagai sistem peringatan dini sekaligus penguatan mitigasi di tingkat desa,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Probolinggo Fahmi AHZ menekankan pentingnya evaluasi terhadap berbagai kejadian bencana yang telah terjadi sepanjang Januari 2026 sebagai bahan pembelajaran ke depan.

“Evaluasi ini penting agar respons lebih cepat, asesmen lebih akurat, dan langkah mitigasi bisa dilakukan sejak dini,” kata Fahmi.

Berdasarkan data BPBD Kabupaten Probolinggo, sejumlah bencana telah terjadi di beberapa wilayah, antara lain tanah longsor di Kecamatan Krucil, banjir di Kecamatan Sumberasih dan Tongas, serta banjir di wilayah barat dan timur Kabupaten Probolinggo. Cuaca ekstrem juga menyebabkan ambruknya ruang kelas SDN Sumberkare 1 di Kecamatan Wonomerto.

Dalam rakor tersebut, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo memaparkan kondisi cuaca terkini, peta prakiraan curah hujan, serta data kejadian bencana dan jumlah warga terdampak yang mencapai ratusan kepala keluarga di sejumlah kecamatan. Paparan tersebut menjadi dasar penyusunan langkah antisipasi dan penanganan lanjutan.

Paparan lanjutan disampaikan oleh Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkim) Kabupaten Probolinggo terkait kondisi infrastruktur terdampak, seperti jembatan rusak dan terputus serta plengsengan yang berpotensi longsor. Sementara para camat menyampaikan kesiapan wilayah masing-masing dalam menghadapi potensi bencana susulan.

Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif turut menyampaikan arahan terkait kesiapan personel Polri di tingkat kecamatan guna memastikan pengamanan wilayah, evakuasi warga, serta distribusi bantuan dapat berjalan cepat dan terkoordinasi saat terjadi bencana.

Melalui rakor tersebut, Pemkab Probolinggo menegaskan komitmennya untuk membangun sistem penanggulangan bencana yang lebih siap, terpadu, dan responsif dengan mengedepankan keselamatan masyarakat hingga ke tingkat desa.

Penulis : Sya

Editor : Sya

Berita Terkait

Mentan Pastikan Stok Beras Nasional Aman hingga 324 Hari ke Depan
Pemerintah Groundbreaking Rusun Subsidi di Meikarta, Dukung Program 3 Juta Rumah
Presiden Prabowo Pimpin Lima Rapat Strategis di Hambalang, Bahas Pendidikan hingga Kesiapan Mudik
Polres Sumenep Raih Penghargaan Polres Teraktif pada Rakernis Bidpropam Polda Jatim 2026
PUTR Sumenep Sosialisasikan BKK Desa 2026, Kejari Ingatkan Transparansi Pengelolaan Dana
Bupati Pasuruan Temui Mensos, Usulkan Penambahan Kuota PBI-JK bagi Warga Rentan
Pemkab Banyuwangi Prioritaskan Dokter Spesialis dalam Beasiswa Banyuwangi Progresif
Bupati Ipuk Buka Musrenbang RKPD 2027, Fokus Daya Saing SDM dan Hilirisasi Ekonomi

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 12:18 WIB

Pemerintah Groundbreaking Rusun Subsidi di Meikarta, Dukung Program 3 Juta Rumah

Senin, 9 Maret 2026 - 10:28 WIB

Presiden Prabowo Pimpin Lima Rapat Strategis di Hambalang, Bahas Pendidikan hingga Kesiapan Mudik

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:53 WIB

Polres Sumenep Raih Penghargaan Polres Teraktif pada Rakernis Bidpropam Polda Jatim 2026

Jumat, 6 Maret 2026 - 13:46 WIB

PUTR Sumenep Sosialisasikan BKK Desa 2026, Kejari Ingatkan Transparansi Pengelolaan Dana

Jumat, 6 Maret 2026 - 13:00 WIB

Bupati Pasuruan Temui Mensos, Usulkan Penambahan Kuota PBI-JK bagi Warga Rentan

Berita Terbaru