Pemkab Sumenep Gelar Haul Raja-Raja se-Madura, Teladani Nilai Perjuangan dan Kebijaksanaan Leluhur

Selasa, 28 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo saat menghadiri Haul Raja-Raja se-Madura di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Senin (27/10/2025).

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo saat menghadiri Haul Raja-Raja se-Madura di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Senin (27/10/2025).

SUMENEP, detikkota.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menggelar Haul Raja-Raja se-Madura di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Senin (27/10/2025), sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-756 Kabupaten Sumenep.

Kegiatan yang sarat nilai religius dan budaya ini diawali dengan pembacaan Surah Al-Fatihah oleh KHR. Taufiqurrahman Syakur, dilanjutkan Istighotsah oleh KH. Abdullah Holil, Tahlil oleh KH. Ali Fiqri Abdullah, Shalawat dan ceramah agama oleh Habib Muhammad As-Segaf, serta doa oleh Habib Alwi Zainal Abidin Bilfaqih dan KH. Ach. Sa’duddin.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menyampaikan bahwa Haul Raja-Raja se-Madura bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan sarana untuk mengenang jasa dan keteladanan para raja yang telah membangun dasar pemerintahan, kebudayaan, serta peradaban di Pulau Madura, khususnya di Sumenep.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Haul ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk tidak melupakan akar sejarah serta nilai luhur yang diwariskan para raja. Sumenep dapat berdiri kokoh hari ini berkat doa, perjuangan, dan kebijaksanaan para pendahulu,” ujarnya.

Bupati juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kerukunan, persaudaraan, dan kecintaan terhadap daerah, dengan melestarikan nilai religius, budaya, dan gotong royong yang menjadi warisan leluhur.

“Kami ingin semangat kebersamaan antarmasyarakat Madura terus terjaga, karena meski secara administratif berbeda, kita memiliki akar sejarah dan budaya yang sama,” imbuhnya.

Ia berharap melalui kegiatan ini, masyarakat semakin mencintai sejarah dan menjadikan nilai keislaman serta kebudayaan lokal sebagai pedoman dalam membangun Sumenep yang religius, berkeadaban, dan berkemajuan.

“Sebagai penerus, kita harus meneladani perjuangan dan kebijaksanaan para leluhur yang telah membangun fondasi pemerintahan dan peradaban di Madura, khususnya di Kabupaten Sumenep,” pungkasnya.

Penulis : Red

Editor : Red

Berita Terkait

Pemkab Banyuwangi Peringati Hari Jadi Jawa Timur, Pertumbuhan Ekonomi Capai 5,65 Persen
Bupati Purwakarta Tegur Keras Disperkim, Papan Kegiatan Proyek Dipasang di Pagar Jadi Sorotan
Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan
Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada
Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen
Tiga Bulan Masuk DPO, Keberadaan Guru ASN di Sumenep Belum Terungkap
ATEP HERU TIADA, BELPUR BERDUKA
GPN Jatim dan DLH Sumenep Investigasi Dugaan Limbah Tambak Udang di Pesisir Ambunten

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Pemkab Banyuwangi Peringati Hari Jadi Jawa Timur, Pertumbuhan Ekonomi Capai 5,65 Persen

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Bupati Purwakarta Tegur Keras Disperkim, Papan Kegiatan Proyek Dipasang di Pagar Jadi Sorotan

Senin, 5 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Krisis Air Bersih Empat Bulan, Warga Langsar Sumenep Dapat Bantuan

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Cuaca Sumenep Berubah Cepat, BMKG Ingatkan Warga dan Nelayan Waspada

Senin, 5 Oktober 2026 - 10:24 WIB

Kades Nuryadi “Abah Haji” Buktikan Pembangunan Lumbung Desa, Petani Kini Punya Tempat Penyimpanan Hasil Panen

Berita Terbaru