Pemkab Sumenep-PT PLN (Persero) Laksanakan Konvoi Asik dengan Kendaraan Listrik, Bupati: Ini Lebih Hemat

Minggu, 11 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi didampingi Direktur Distribusi PT PLN (Persero), Adi Priyanto melepas konvoi Asik dengan Kendaraan Listrik, di sisi timur Taman Bunga Sumenep.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi didampingi Direktur Distribusi PT PLN (Persero), Adi Priyanto melepas konvoi Asik dengan Kendaraan Listrik, di sisi timur Taman Bunga Sumenep.

SUMENEP, detikkota.com – Pemerintah Kabupaten Sumenep bekerjasama dengan PT PLN (Persero) melaksanakan Konvoi Asik dengan Kendaraan Listrik, Minggu (11/6/2023).

Hadir dalam acara tersebut Bupati Sumenep, Wakil Bupati Sumenep, General Manager PT PLN (Persero) UID Jatim, Direktur Distribusi PT PLN (Persero) dan Forkopimda Sumenep.

Konvoi kendaraan listrik itu dimulai dari sisi sebelah  timur Taman Bunga Sumenep kemudian bergerak mengelilingi kawasan Kota Sumenep. Sementara finishnya di tempat yang sama.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi dalam sambutannya menyatakan,  kegiatan konvoi kendaraan listrik bertujuan untuk menunjukkan keberadaan serta jumlah kendaraan listrik yang ada di Sumenep.

Menurutnya,  keberadaan kendaraan listrik di Kabupaten Sumenep sebenarnya berkat dorongan dari PT PLN (Persero) agar ada transisi energi dari kendaraan berbasis bahan bakar minyak (BBM) ke kendaraan berbasis baterai.

“Kendaraan listrik di Kabupaten Sumenep sudah ada mulai 2021,” ungkap Bupati Fauzi.

Pada tahun 2021 lalu, kata Fauzi, Pemkab Sumenep mencoba menyosialisasikan kendaraan listrik pada masyarakat dengan acara Touring Sepeda Motor Listrik.

“Pada saat itu, saya masih ingat penggunanya hanya ada 5 orang. Masih sangat terbatas. Namun, kami mendorong supaya masyarakat Sumenep beralih ke kendaraan yang berbasis baterai,” jelasnya.

Bupati Fauzi menargetkan pada 2024 pengguna kendaraan listrik di Sumenep mencapai minimal 20% dari jumlah penduduk.

“Transisi kendaraan dari konvensional ke listrik ini butuh proses. Sebenarnya, sepeda motor listrik ini memiliki kekuatan efisiensi pengeluaran yang lebih hemat dan efisien,” imbuh suami Nia Kurnia itu.

Sementara itu, Direktur Distribusi PT PLN (Persero), Adi Priyanto memaparkan, jika dengan menggunakan kendaraan listrik masyarakat bisa menghemat dari segi pengeluaran ekonomi, dan juga bisa tetap menjaga kelestarian lingkungan.

“Tadi justru masyarakat menginginkan kalau bisa Sumenep ini 100 persen menggunakan sepeda motor dan sepeda listrik. Ini sesuatu yang sangat luar biasa” ungkapnya.

Apa lagi, lanjut Adi Priyanto, untuk pengisian tenaga kendaraan listrik bisa dilakukan di rumah masing-masing pemilik kendaraan listrik.

Berita Terkait

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa
Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional
Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas
Atlet Catur Probolinggo Sumbang Empat Medali untuk Indonesia di SEA Games Thailand 2025
Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan
Disdik Tegaskan Tak Ada Potongan Dana Insentif Guru Non K2 Non ASN, Tantang Sebut Oknum
Insentif Guru Non K2 di Sumenep Diduga Dipangkas hingga Ratusan Ribu Rupiah
Fiskal Tertekan, AFED Nilai Kebijakan APBD Sumenep Tak Sejalan dengan Visi Kepala Daerah

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:12 WIB

Presiden Prabowo: Olahraga Cerminan Kekuatan dan Kebangkitan Bangsa

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:58 WIB

Kapolres Sumenep Terima Penghargaan Presiden RI atas Dukungan Swasembada Pangan Nasional

Sabtu, 3 Januari 2026 - 07:15 WIB

Jalan Rusak Parah, Warga Montorna Terpaksa Gotong Royong Pikulkan Orang Sakit ke Puskesmas

Jumat, 2 Januari 2026 - 17:59 WIB

Atlet Catur Probolinggo Sumbang Empat Medali untuk Indonesia di SEA Games Thailand 2025

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11 WIB

Insentif Guru Non ASN Dipersoalkan, Komisi IV DPRD Sumenep Buka Ruang Aduan

Berita Terbaru