Pemkab Sumenep Salurkan Tunjangan Kehormatan bagi 1.225 Guru Ngaji

Jumat, 14 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo pada saat acara penyerahan tunjangan kehormatan guru ngaji di Pendopo Agung Keraton Sumenep.

Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo pada saat acara penyerahan tunjangan kehormatan guru ngaji di Pendopo Agung Keraton Sumenep.

SUMENEP, detikkota.com – Pemerintah Kabupaten Sumenep menyalurkan tunjangan kehormatan kepada 1.225 guru ngaji sebagai bentuk penghargaan atas peran mereka dalam membina pendidikan keagamaan dan moral masyarakat. Penyaluran dilakukan di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Jumat (14/11/2025).

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menyampaikan bahwa guru ngaji merupakan pilar utama dalam pembentukan karakter generasi muda. Menurutnya, pemerintah berkewajiban memberikan perhatian terhadap kesejahteraan mereka mengingat kontribusi penting dalam mengajarkan Al-Qur’an, nilai moral, dan budi pekerti sejak usia dini.

“Guru ngaji tidak hanya mengajarkan kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga menanamkan nilai kejujuran, disiplin, dan adab kepada anak-anak,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati menambahkan, tunjangan ini diharapkan tidak sekadar membantu secara ekonomi, tetapi juga menjadi motivasi bagi guru ngaji untuk terus menjalankan tugasnya dalam memperkuat pendidikan agama di tengah tantangan perkembangan zaman.

Ia menegaskan bahwa keberadaan guru ngaji sangat strategis dalam membentuk generasi berkarakter kuat, berakhlak mulia, dan siap menghadapi dinamika era digital.

Pada tahun anggaran 2025, sebanyak 1.225 guru ngaji dari 27 kecamatan menerima tunjangan kehormatan yang bersumber dari APBD Sumenep. Penyaluran tunjangan dilakukan melalui hibah pemerintah daerah kepada LPTQ Kabupaten Sumenep.

Kabag Kesra Setda Sumenep, Kamiluddin, menjelaskan bahwa total anggaran untuk program tersebut mencapai Rp1.470.000.000. Setiap guru ngaji menerima tunjangan sebesar Rp1.200.000 yang disalurkan melalui rekening BPRS Bhakti Sumekar.

“Selain tunjangan, seluruh guru ngaji juga telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan dengan jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian,” katanya.

Penulis : Red

Editor : Red

Berita Terkait

Disdik Sumenep Luncurkan Buku Pintar PAUD, Dorong Penerapan Deep Learning
Dinkes P2KB Sumenep Perkuat Imunisasi Kejar Usai Pencabutan Status KLB Campak
Dinas Perhubungan Kabupaten Bangkalan Perkuat Keselamatan Transportasi Berbasis Domisili Korban
ASN di Sumenep Didorong Dukung UMKM, Belanja Produk Lokal Jadi Prioritas
Pemkab Lumajang Resmikan Rumah Singgah Graha Lamajang di Surabaya untuk Pasien Rujukan
Wabup Sumenep Dorong Program HDDAP untuk Perkuat Hortikultura dan Kesejahteraan Petani
Pemkab Sumenep Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak Lewat Pembentukan Satgas PPA Desa
Pemkot Surabaya Hapus Denda PBB-P2 Jelang HJKS ke-733

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 09:28 WIB

Disdik Sumenep Luncurkan Buku Pintar PAUD, Dorong Penerapan Deep Learning

Rabu, 22 April 2026 - 10:59 WIB

Dinkes P2KB Sumenep Perkuat Imunisasi Kejar Usai Pencabutan Status KLB Campak

Rabu, 22 April 2026 - 10:41 WIB

Dinas Perhubungan Kabupaten Bangkalan Perkuat Keselamatan Transportasi Berbasis Domisili Korban

Senin, 20 April 2026 - 20:49 WIB

ASN di Sumenep Didorong Dukung UMKM, Belanja Produk Lokal Jadi Prioritas

Minggu, 19 April 2026 - 23:30 WIB

Pemkab Lumajang Resmikan Rumah Singgah Graha Lamajang di Surabaya untuk Pasien Rujukan

Berita Terbaru