Pemkot Surabaya Apresiasi 26 Pelaku Usaha Taat Pengelolaan Lingkungan

Jumat, 19 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, detikkota.com – Pemerintah Kota Surabaya memberikan penghargaan kepada 26 pelaku usaha yang dinilai patuh dalam pengelolaan dan pelaksanaan aspek lingkungan hidup sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Penghargaan diserahkan langsung oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di Graha Sawunggaling, Kamis (18/12/2025).

Wali Kota Eri Cahyadi mengatakan, apresiasi tersebut merupakan bentuk penghargaan atas komitmen pelaku usaha dalam memenuhi persyaratan perizinan serta menjaga keseimbangan lingkungan di Kota Surabaya.

Menurutnya, kepatuhan terhadap pengelolaan lingkungan tidak hanya sebatas kewajiban administratif, melainkan tanggung jawab moral demi menjaga keberlanjutan lingkungan bagi generasi mendatang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pemerintah ingin membangun kepercayaan dan kolaborasi dengan para pengusaha. Usaha harus dijalankan dengan jujur dan tetap menjaga lingkungan agar Surabaya tetap layak diwariskan kepada anak cucu,” ujarnya.

Eri juga mengingatkan para pelaku usaha agar memperhatikan dampak sosial terhadap masyarakat sekitar. Ia menilai, keberlangsungan dan keberkahan usaha akan tercapai apabila hubungan dengan warga terjaga dengan baik serta lingkungan tetap lestari.

Ke depan, Wali Kota Surabaya meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk menyusun skema penilaian yang lebih transparan dengan menetapkan standar nilai minimal atau passing grade bagi seluruh pelaku usaha.

“Harapannya semua perusahaan bisa memenuhi standar yang ditetapkan. Jika sudah memenuhi nilai minimal, semuanya bisa mendapatkan predikat terbaik tanpa harus dibatasi jumlahnya,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala DLH Kota Surabaya Dedik Irianto menjelaskan, pada periode pengawasan 2024–2025 pihaknya melakukan pemantauan terhadap sekitar 200 kegiatan usaha dari berbagai sektor, mulai hotel, restoran, apartemen hingga industri.

Dari hasil pengawasan tersebut, sebanyak 26 pelaku usaha memperoleh penghargaan kategori terbaik dan inovatif, 160 pelaku usaha dinilai taat, sedangkan 40 pelaku usaha masuk kategori kurang tanggap.

Dedik menegaskan, pengawasan dilakukan secara langsung di lapangan, termasuk pengecekan operasional Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) dan pengelolaan limbah B3, guna memastikan kesesuaian antara laporan dan kondisi nyata.

Bagi pelaku usaha yang masih masuk kategori kurang tanggap, DLH telah memberikan pembinaan serta sanksi administratif berupa teguran agar segera melakukan perbaikan, terutama bagi usaha yang melakukan pengembangan tanpa diiringi peningkatan kapasitas pengelolaan limbah.

Selain penyerahan penghargaan, kegiatan tersebut juga diisi dengan aksi kemanusiaan berupa ajakan donasi bagi korban bencana di Sumatra dan Aceh sebagai bentuk kepedulian sosial para pelaku usaha dan Pemkot Surabaya.

Penulis : Sur

Editor : Red

Berita Terkait

Layanan Adminduk Online Tekan Antrean Pemohon di MPP Siola Surabaya
SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87
Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas
Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani
Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI
Kapasitas Fiskal Rendah Jadi Tantangan Utama Penyusunan RKPD Lumajang 2027
Pimpin Apel Perdana 2026, Wali Kota Probolinggo Tekankan Penguatan Kinerja ASN
Tantangan 2026, Wabup Sumenep Tekankan Budaya Kerja Modern ASN

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:07 WIB

Layanan Adminduk Online Tekan Antrean Pemohon di MPP Siola Surabaya

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:06 WIB

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:21 WIB

Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:34 WIB

Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:24 WIB

Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pemerintahan

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Jumat, 9 Jan 2026 - 14:06 WIB