Pemkot Surabaya Dukung Investasi Taksi Listrik, Wajib Libatkan Warga Lokal

Jumat, 18 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyatakan dukungan terhadap rencana pengoperasian taksi listrik, namun menegaskan dua syarat utama yang wajib dipenuhi oleh investor.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyatakan dukungan terhadap rencana pengoperasian taksi listrik, namun menegaskan dua syarat utama yang wajib dipenuhi oleh investor.

SURABAYA, detikkota.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya membuka peluang bagi investor untuk mengembangkan transportasi ramah lingkungan, seperti taksi listrik, di Kota Pahlawan. Namun, Pemkot menegaskan bahwa setiap investasi harus memprioritaskan keterlibatan warga lokal.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyatakan dukungan terhadap rencana pengoperasian taksi listrik, namun menegaskan dua syarat utama yang wajib dipenuhi oleh investor.

“Saya mendukung investasi transportasi massal di Surabaya, tetapi ada dua syarat mutlak,” kata Eri, Kamis (17/7/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Syarat pertama, perusahaan harus memiliki fasilitas lahan parkir atau pull yang memadai untuk armada yang dioperasikan. Syarat kedua, seluruh tenaga kerja yang dilibatkan dalam operasional harus merupakan pemegang KTP Surabaya.

“Kalau tidak bisa penuhi dua syarat itu, saya tidak akan keluarkan izin,” tegasnya.

Terkait jumlah armada yang boleh beroperasi, Eri menjelaskan akan disesuaikan dengan kapasitas pull yang disediakan oleh perusahaan.

“Kalau mereka punya pull untuk 100 armada, silakan 100. Tapi kalau hanya cukup untuk 25, maka hanya 25. Dan semua yang bekerja harus warga Surabaya,” ujarnya.

Eri menyebutkan, kebijakan ini merupakan bagian dari komitmen Pemkot Surabaya dalam menekan angka pengangguran dan kemiskinan melalui keterlibatan warga dalam setiap proyek investasi.

“Syarat-syarat itu kami tetapkan agar dampak ekonomi dari investasi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” imbuhnya.

Ia menegaskan bahwa investasi merupakan salah satu solusi strategis untuk mengatasi permasalahan sosial dan ekonomi di Surabaya.

“Kemiskinan dan pengangguran tidak bisa diselesaikan tanpa investasi yang masuk,” pungkasnya.

Berita Terkait

Program TMMD Kodim Wonogiri Wujudkan Rumah Layak Huni untuk Buruh Penjual Kelapa
Pemkot Probolinggo Pantau Harga Bapokting dan Stok BBM Jelang Lebaran
Pemkot Surabaya Tertibkan Lapak Pedagang di Jalan Simo Katrungan
Pembangunan TPS 3R Karetan Banyuwangi Capai 40,95 Persen, Ditargetkan Beroperasi September 2026
Tradisi Kitiran Sewu di Pasuruan Kembali Digelar, Warga Putar Seribu Kincir Angin Saat Ramadan
Sepekan Dibuka, Posko Pengaduan THR di Pamekasan Belum Terima Laporan
Jembatan Gantung Seneporejo Diresmikan, Mobilitas Warga dan Pelajar Makin Lancar
Babinsa dan Warga Guworejo Gotong Royong Uruk Bahu Jalan Rusak

Berita Terkait

Rabu, 11 Maret 2026 - 03:06 WIB

Program TMMD Kodim Wonogiri Wujudkan Rumah Layak Huni untuk Buruh Penjual Kelapa

Selasa, 10 Maret 2026 - 19:31 WIB

Pemkot Probolinggo Pantau Harga Bapokting dan Stok BBM Jelang Lebaran

Selasa, 10 Maret 2026 - 18:22 WIB

Pemkot Surabaya Tertibkan Lapak Pedagang di Jalan Simo Katrungan

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:46 WIB

Pembangunan TPS 3R Karetan Banyuwangi Capai 40,95 Persen, Ditargetkan Beroperasi September 2026

Selasa, 10 Maret 2026 - 11:58 WIB

Tradisi Kitiran Sewu di Pasuruan Kembali Digelar, Warga Putar Seribu Kincir Angin Saat Ramadan

Berita Terbaru