Pemkot Surabaya Siapkan Dana Pembinaan Rp5 Juta per RW untuk Dukung Kreativitas Anak Muda

Kamis, 6 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, detikkota.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan alokasi dana pembinaan sebesar Rp5 juta per bulan untuk setiap Rukun Warga (RW) mulai tahun 2026. Dana tersebut ditujukan untuk mendukung kegiatan dan kreativitas anak-anak muda di tingkat RW.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menjelaskan, kebijakan ini merupakan hasil dari Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang melibatkan aspirasi langsung dari kalangan muda di berbagai wilayah.

“Itu adalah permintaan dari anak-anak muda melalui Musrenbang. Dari situ kami mengakomodasi dengan menyiapkan anggaran agar ide mereka bisa diwujudkan,” kata Eri Cahyadi, Kamis (6/11/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Eri, langkah ini menjadi bentuk nyata komitmen Pemkot Surabaya untuk memberikan ruang bagi generasi muda (Gen Z) agar dapat menyalurkan ide, kreativitas, serta energi positif mereka dalam kegiatan yang bermanfaat bagi lingkungan.

“Anak-anak muda ini punya cara berpikir dan minat yang berbeda. Karena itu, mereka boleh mengajukan program melalui lurah dan camat, nanti akan dievaluasi kegiatan apa yang paling bermanfaat,” ujarnya.

Eri menegaskan bahwa setiap kegiatan harus memiliki dampak positif bagi masyarakat di wilayah RW. Proses penilaian program dilakukan secara terbuka oleh lurah, camat, dan pengurus RT/RW.

“Setelah proposal disampaikan, lurah, camat, dan RT/RW akan menilai bersama. Kalau dinilai berdampak bagi lingkungan, maka program bisa dijalankan,” jelasnya.

Jenis kegiatan yang bisa diusulkan bersifat fleksibel, selama bertujuan memperkuat peran anak muda dan membawa manfaat bagi RW setempat. “Apapun boleh, yang penting memberi manfaat bagi lingkungan dan anak-anak muda di wilayah itu,” tambahnya.

Secara teknis, pengajuan proposal dilakukan setiap bulan melalui RT/RW, kemudian dibahas bersama lurah dan camat sebelum mendapatkan persetujuan.

Eri berharap program tersebut mampu menumbuhkan tanggung jawab sosial dan semangat kreativitas anak muda Surabaya sejak dari lingkungan terkecil.

“Surabaya dibangun oleh kekuatan anak muda. Maka, kita mulai dari RW. Orang tua harus ikut mendukung, karena anak muda inilah masa depan kota ini,” pungkasnya.

Penulis : Sur

Editor : Red

Berita Terkait

Layanan Adminduk Online Tekan Antrean Pemohon di MPP Siola Surabaya
SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87
Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas
Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani
Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI
Kapasitas Fiskal Rendah Jadi Tantangan Utama Penyusunan RKPD Lumajang 2027
Pimpin Apel Perdana 2026, Wali Kota Probolinggo Tekankan Penguatan Kinerja ASN
Tantangan 2026, Wabup Sumenep Tekankan Budaya Kerja Modern ASN

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:07 WIB

Layanan Adminduk Online Tekan Antrean Pemohon di MPP Siola Surabaya

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:06 WIB

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:21 WIB

Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:34 WIB

Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:24 WIB

Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI

Berita Terbaru

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Pemerintahan

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Jumat, 9 Jan 2026 - 14:06 WIB