Petani Kacang Hijau di Sumenep Rugi Akibat Ini

Rabu, 26 April 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang petani di Desa Pekandangan Barat, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep sedang memanen kacang hijau.

Seorang petani di Desa Pekandangan Barat, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep sedang memanen kacang hijau.

SUMENEP, detikkota.com – Petani kacang hijau di Kabupaten Sumenep terancam merugi. Sabab, komuditas yang biasa digunakan sebagai bahan dasar kaldu (makanan khas Sumenep) itu diserang hama tikus sebelum masa panen.

Faktor lain, harga kacang hijau saat ini tidak sesuai harapan petani. Harganya mendadak turun menjelang masa panen.

Seorang Petani kacang hijau, asal Desa Pakandangan Barat, Kecamatan Bluto, Sufiya menceritakan, sebulan lalu harga kacang hijau Rp 20 ribu per kilogram. Saat ini, hanya Rp 15 ribu per kilogram.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pada musim panen harganya turun Rp 5 ribu per kilogram dari harga semula. Tentu, ini merugikan petani,” keluhnya, Rabu (26/4/2023).

Menurutnya, penurunan harga kacang hijau mengakibatkan keuntungan yang didapat petani sangat minim, bahkan tidak bisa menutupi biaya tanam.

“Hasil jual kacang hijau hanya cukup untuk membayar upah buruh panen, belum bisa menutupi biaya bibit, pengolahan tanah, pupuk dan sebagainya,” imbuhnya.

Sufiya menyatakan, penurunan harga kacang hijau sudah biasa terjadi setiap musim panen tiba. Namun tidak separah tahun ini.

“Ya, terpaksa tetap harus saya jual meski murah. Sebagian hasilnya juga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” pungkasnya.

Berita Terkait

Mobilitas Tinggi, Jalan Dr. Cipto Masuk Zona Prioritas Kebersihan DLH Sumenep
Khofifah Indar Parawansa Salurkan Bansos Rp16 Miliar Lebih di Kabupaten Probolinggo
Khofifah Indar Parawansa Tinjau Banjir di Probolinggo, Mohammad Haris Pastikan Penanganan dan Rekonstruksi Dipercepat
Waspada Cuaca Ekstrem, BMKG Prediksi Hujan Petir di Madura
Patroli Skala Besar Ramadhan, Aparat Gabungan Jaga Kondusifitas Wilayah Sumenep
Kapolres Sumenep Sidak Penjual Kembang Api di Hari Pertama Ramadan 2026
BRI, UMKM, dan Tantangan Dampak Nyata: Antara Ekspansi Kredit, CSR, dan Digitalisasi
BM Satlantas Polres Purwakarta Gelar Jumat Berbagi, Bagikan Nasi Kotak ke Warga

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 14:54 WIB

Mobilitas Tinggi, Jalan Dr. Cipto Masuk Zona Prioritas Kebersihan DLH Sumenep

Senin, 23 Februari 2026 - 16:40 WIB

Khofifah Indar Parawansa Salurkan Bansos Rp16 Miliar Lebih di Kabupaten Probolinggo

Senin, 23 Februari 2026 - 16:38 WIB

Khofifah Indar Parawansa Tinjau Banjir di Probolinggo, Mohammad Haris Pastikan Penanganan dan Rekonstruksi Dipercepat

Senin, 23 Februari 2026 - 10:57 WIB

Waspada Cuaca Ekstrem, BMKG Prediksi Hujan Petir di Madura

Jumat, 20 Februari 2026 - 04:43 WIB

Patroli Skala Besar Ramadhan, Aparat Gabungan Jaga Kondusifitas Wilayah Sumenep

Berita Terbaru

Pj Sekda Sumenep bersama jajaran Dinsos P3A dan peserta saat kegiatan Penguatan Tim Gugus Tugas KLA di Graha Arya Wiraraja, Selasa (24/2/2026).

Pemerintahan

Dinsos P3A Sumenep Perkuat Gugus Tugas untuk Capai KLA 2026

Selasa, 24 Feb 2026 - 21:37 WIB