PMII Demo, Bertajuk “Sumenep Darurat Moral, Polres Sumenep Tutup Mata”

Senin, 4 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan Mahasiswa Lakukan Aksi Demo di Depan Mapolres

Ratusan Mahasiswa Lakukan Aksi Demo di Depan Mapolres

SUMENEP, detikkota.com – Ratusan Mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Sumenep melakukan aksi demonstrasi didepan Mapolres setempat, Senin (04/03/2024). Aksi itu bertajuk “Sumenep Darurat Moral, Polres Sumenep Tutup Mata”.

Dalam press release-nya disampaikan, bahwa Kabupaten Sumenep merupakan daerah yang kental dengan adat ketimuran dan memiliki nilai moralitas yang sangat tinggi. Apalagi Kabupaten yang dijuluki Kota Keris itu merupakan Kabupaten dengan sebutan Kota Santri karena memiliki ratusan pesantren yang tersebar di seluruh penjuru mulai dari pusat kota hingga pelosok.

Jumlah pesantren di Kabupten Sumenep hingga saat ini sebanyak 380 dengan puluhan ribu santri aktif dan ratusan ribu dengan alumninya. Hal tersebut seharusnya menjadikan Kota Keris sebagai daerah yang kuat moralitasnya dan mampu menjaga pilai-nilai budaya, moral serta agama. Namun malah sebaliknya, Kabupaten Sumenep malah mengalami krisis moral karena beberapa problematika, seperti maraknya narkoba, hiburan malam dan budaya korup yang mulai menjamur di kalangan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Krisis tersebut menjadi ancaman besar bagi masa depan generasi muda. Pasalnya, patologi sosial tersebut sudah masuk ke dalam budaya baru yang di maklumkan oleh para pemuda, utamanya pemuda yang masih menjadi kalangan produktif.

Problematika yang dialami Kabupaten Sumenep semakin berbahaya lantaran abay-nya pemangku otoritas yang ada. Salah satunya aparat penegak hukum, dalam hal ini Polres Sumenep yang mengabaikan masalah-masalah sosial seperti bebasnya bandar Narkoba dalam mengedarkan barang haram dan hanya menangkap kurir-kurit kecil dan korban Narkoba.

Selain itu, salah satu kasus yang cukup berpengaruh dalam merosotnya moralitas ialah maraknya hiburan malam. Adanya beberapa tempat hiburan malam di kabupaten sumenep yang sampai hari ini beroperasi secara aman dan tentram, tanpa adanya pengawasan dari pihak yang berwenang, bahkan banyak alumni pesantren yang mengunjungi tempat haram tersebut.

Selanjutnya, budaya korup juga tidak pernah surut di Kabupaten Sumenep. Setelah kasus Korupsi Gedung Dinkes yang bertahun-tahun baru selesai, mash terdapat kasus yang juga terkesan ditenggelamkan tanpa pernah diusut, yait kasus Pungli Pasar Ganding yang dilaporkan sekitar tahun 2018 lalu. Budaya buruk seperti it terkesan dipelihara lantaran dibiarkan begitu saja oleh Polres Sumenep. Masyarakat akan berpikir bahwa tidak masalah menjadi koruptor karena kasus-kasus penyelewengan diabaikan begitu saja.

Kerusakan moralitas tersebut dinilai memang disebabkan oleh pembiaran dan buruknya kinerja Polres Sumenep yang tidak profesional dalam menjalankan tugas dan wewenang Polri dalam Undang-undang Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2002. Sehingga nilai moral tidak lagi diperhitungkan dengan adannya
kejahatan yang merajalela di kabupaten sumenep.

Oleh karna itu, PC. PMII Sumenep menuntut;
1. Ganti Kapolres Kabupaten Sumenep jika dalam jangka waktu 1 bulan tidak melakukan penangkapan bandar Narkoba dan para pelaku Pungli pasar ganding.
2. Restrukturisasi organisasi Polres Kabupaten Sumenep yang lamban dalam menangani kasus.
3. Bersihkan hiburan malam yang meresahkan masyarakat di Kabupaten Sumenep.

Berita Terkait

Diduga Lalai Pasang Rambu, Jalan Bekas Proyek Drainase di Sumenep Sebabkan Korban Luka Berat
Mahfud MD Nilai Penangkapan Eks Kepala BGN Tepat, Soroti Tata Kelola Program MBG
Aktivis dan Praktisi Hukum Datangi PN Sumenep, Pertanyakan Eksekusi Lahan Sengketa yang Belum Terlaksana
Disdukcapil Sumenep Matangkan Penerapan Pemblokiran Layanan Publik bagi Mantan Suami yang Abaikan Nafkah
Bulan Bung Karno, Bupati Sumenep Ajak ASN dan Karyawan BUMD Kenakan Peci Nasional Selama Juni
Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Bupati Fauzi Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Nilai Kebangsaan
KNPI Sumenep Ikuti Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Tegaskan Komitmen Perkuat Nasionalisme Pemuda
KNPI Sumenep: Pemuda Harus Jadi Motor Kemajuan Berlandaskan Pancasila

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 10:39 WIB

Mahfud MD Nilai Penangkapan Eks Kepala BGN Tepat, Soroti Tata Kelola Program MBG

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:09 WIB

Aktivis dan Praktisi Hukum Datangi PN Sumenep, Pertanyakan Eksekusi Lahan Sengketa yang Belum Terlaksana

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:03 WIB

Disdukcapil Sumenep Matangkan Penerapan Pemblokiran Layanan Publik bagi Mantan Suami yang Abaikan Nafkah

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:03 WIB

Bulan Bung Karno, Bupati Sumenep Ajak ASN dan Karyawan BUMD Kenakan Peci Nasional Selama Juni

Selasa, 2 Juni 2026 - 11:12 WIB

Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Bupati Fauzi Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Nilai Kebangsaan

Berita Terbaru