Polisi Akui Kesulitan Lengkapi Bukti Korupsi Gedung Dinkes Sumenep

Sabtu, 18 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, detikkota.com – Meski penyidik Polres Sumenep Madura telah menetapkan tiga tersangka pada kasus dugaan korupsi proyek pembangunan gedung Dinas Kesehatan setempat tetapi pihaknya mangaku kesulitan memenuhi bukti-buktinya. Akibatnya, penyidikan kasus yang telah dimulai sejak 2016 itu ‘jalan di tempat’.

Kapolres Sumenep, AKBP Edo Satya Kentriko, menjelaskan saat ini berkas kasus masih berstatus ‘P19’ atau belum lengkap. “Kami sudah melakukan gelar lanjutan dengan Kejaksaan. Yang alot ini terkait pemenuhan alat bukti perbuatan melawan hukum,” ucap Kapolres, Sabtu (18/2/2023).

Menurutnya, tim penyidik Polres Sumenep saat ini masih berusaha mendalami kasus tersebut. “Kami diasistensi langsung oleh Pak Kajari untuk pemenuhan kelengkapan berkas seperti petunjuk jaksa, biar berkas itu nggak bolak-balik Polres-Kejaksaan, Polres-Kejaksaan,” terangnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Informasi dari Kejaksaan, berkas yang harus dilengkapi penyidik dalam kasus tersebut terdiri dari 20 item. Ketika penyidik melimpahkan berkas ke Kejaksaan, ternyata tidak semua item yang diminta jaksa dilengkapi.

Proyek pembangunan gedung Dinkes Sumenep dianggarkan dalam APBD setempat pada 2014 sebesar Rp 4,5 miliar. Pada 2015, proyek tersebut dilaporkan ke kepolisian karena diduga ada penyelewengan.(red)

Berita Terkait

Layanan Adminduk Online Tekan Antrean Pemohon di MPP Siola Surabaya
SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87
TMI Sumenep Soroti Dugaan Mafia Solar Subsidi Gunakan Barcode Nelayan dan Petani
Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas
Polres Sumenep Sambut Positif Rencana Kerja Sama dengan LBH GP Ansor
Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani
Bunda Indah Ajak Kepala Desa Solid Bangun Lumajang Lewat PKDI
Kapasitas Fiskal Rendah Jadi Tantangan Utama Penyusunan RKPD Lumajang 2027

Berita Terkait

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:06 WIB

SPBE Banyuwangi Tertinggi Nasional, KemenPAN-RB Beri Nilai 4,87

Kamis, 8 Januari 2026 - 22:32 WIB

TMI Sumenep Soroti Dugaan Mafia Solar Subsidi Gunakan Barcode Nelayan dan Petani

Kamis, 8 Januari 2026 - 12:21 WIB

Dinas Pertanian Subang Distribusikan Bantuan Program Upland untuk Petani Nanas

Kamis, 8 Januari 2026 - 11:13 WIB

Polres Sumenep Sambut Positif Rencana Kerja Sama dengan LBH GP Ansor

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:34 WIB

Pantau Penyemprotan Padi dengan Drone, Bupati Sumenep Dorong Swasembada Pangan Berbasis Petani

Berita Terbaru