Polres Demak Amankan Truk Tangki Diduga Bermuatan BBM Bersubsidi

Selasa, 6 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Truk Tangki diduga bermuatan BBM Bersubsidi diamankan Polres Demak.

Truk Tangki diduga bermuatan BBM Bersubsidi diamankan Polres Demak.

DEMAK, detikkota.com – Truk tangki diduga bermuatan BBM bersubsidi yang hendak dikirim ke Pelabuhan Juana diamankan oleh Polres Demak atas laporan masyarakat.

Truk tangki dengan nomor polisi H-8070-RQ yang berlabel PT Prabumas Arta Mulia membawa muatan dari PT Tri Isano Industri, Kawasan Industri Terboyo, berupa minyak industri hasil olahan sebanyak 8.000 liter. Barang tersebut ditujukan kepada seorang konsumen dengan gudang yang berlokasi di Kecamatan Wedung, Kabupaten Demak.

Bambang Sumadi, pengamat sosial dan kebijakan publik yang tinggal di Semarang, menanggapi penangkapan ini dengan menyatakan bahwa jika truk tersebut benar mengangkut BBM bersubsidi jenis solar yang hendak diselewengkan, tindakan Polres Demak adalah langkah yang tepat. Namun, jika muatannya adalah BBM non-subsidi yang sah dan legal berdasarkan dokumen yang ada, truk tersebut harus segera dilepaskan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Bambang, masih banyak pelaku penyalahgunaan BBM bersubsidi yang diperoleh dari SPBU dan dijual ke industri.

“Jangan sampai BBM bersubsidi untuk rakyat diselewengkan demi keuntungan pribadi,” kata Bambang Sumadi pada Senin (05/08/2024).

Dia menambahkan bahwa tindakan penyelewengan BBM bersubsidi merugikan masyarakat dan negara, sehingga pelakunya harus menerima sanksi pidana sebagaimana diatur oleh hukum.

Mengutip Pasal 55 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, Bambang menjelaskan bahwa penyalahgunaan pengangkutan dan/atau niaga bahan bakar minyak, bahan bakar gas, dan/atau likuid (LPG) yang disubsidi pemerintah dapat dipidana penjara hingga enam tahun dan denda hingga 60 miliar rupiah.

“Sanksi serupa juga dinyatakan dalam Pasal 94 ayat 3 Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2004 tentang Kegiatan Usaha Hilir Minyak dan Gas Bumi,” tegas Bambang.

Berita Terkait

Lima Hari Tak Keluar Kamar, Warga Sumenep Ditemukan Meninggal Dunia
Hari Kedua Pencarian, Bocah 8 Tahun Tenggelam di Camplong Ditemukan Meninggal
Bupati Probolinggo Pimpin Langsung Penanganan Banjir di Kraksaan, Tegaskan Evaluasi Total
Said Abdullah Minta Kader PDIP Jatim Respons Cepat Persoalan Sosial Warga
Polsek Lenteng Tangkap Pelaku Pencurian Uang di Toko, Kerugian Capai Rp12,3 Juta
Kecelakaan Maut di Jalan Raya Rubaru, Pemotor Asal Karangnangka Meninggal Dunia
Polres Sumenep Ungkap Dugaan Penyalahgunaan Solar Subsidi, Lima Orang Jadi Tersangka
Tragis, Pick Up Terjun ke Jurang Saat Ambil Batu di Rombasan, Satu Orang Meninggal

Berita Terkait

Selasa, 24 Februari 2026 - 13:41 WIB

Lima Hari Tak Keluar Kamar, Warga Sumenep Ditemukan Meninggal Dunia

Minggu, 22 Februari 2026 - 17:31 WIB

Hari Kedua Pencarian, Bocah 8 Tahun Tenggelam di Camplong Ditemukan Meninggal

Minggu, 22 Februari 2026 - 17:00 WIB

Bupati Probolinggo Pimpin Langsung Penanganan Banjir di Kraksaan, Tegaskan Evaluasi Total

Sabtu, 21 Februari 2026 - 23:07 WIB

Said Abdullah Minta Kader PDIP Jatim Respons Cepat Persoalan Sosial Warga

Kamis, 19 Februari 2026 - 11:46 WIB

Polsek Lenteng Tangkap Pelaku Pencurian Uang di Toko, Kerugian Capai Rp12,3 Juta

Berita Terbaru

Pj Sekda Sumenep bersama jajaran Dinsos P3A dan peserta saat kegiatan Penguatan Tim Gugus Tugas KLA di Graha Arya Wiraraja, Selasa (24/2/2026).

Pemerintahan

Dinsos P3A Sumenep Perkuat Gugus Tugas untuk Capai KLA 2026

Selasa, 24 Feb 2026 - 21:37 WIB